Jadi Bank Jangkar
Bukopin Buka Peluang Merger
Selasa, 06 Jun 2006 14:46 WIB
Jakarta - Bank Bukopin kemungkinan akan melakukan merger untuk mencapai target menjadi bank jangkar. Namun perseroan belum akan merealisasikannya dalam waktu dekat, karena harus menjadi perusahaan publik dulu."Untuk merger kemungkinannya ada saja, syarat untuk menjadi bank jangkar harus menjadi bank publik, tapi itu (merger) tidak pada waktu dekat," kata Dirut Bank Bukopin Glen Genardi usai publik ekspose IPO di Hotel Ritz Carlton, Jalan Lingkar Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (6/6/2006).IPO Bukopin menawarkan 30 persen atau 2.049.144.500 unit saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Rencananya saham ini akan dicatatkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada Juli nanti.Glen juga mengatakan, setelah IPO rasio kecukupan modal (CAR) perseroan akan meningkat menjadi 17-18 persen. Sedangkan per akhir 2005 CAR perseroan 13,1 persen. Kriteria menjadi bank jangkar (anchor bank) yang dikeluarkan BI 30 Juni 2005, adalah dalam tiga tahun terakhir harus memenuhi, pertama, modal inti lebih dari Rp 100 miliar.Kedua, tingkat kesehatan secara umum baik dengan manajemen yang baik pula. Ketiga, memiliki rasio kecukupan modal (CAR) minimum sebesar 10 persen. Keempat, memiliki GCG dengan rating yang baik. Pengumuman bank jangkar ini merupakan salah satu implementasi program Arsitektur Perbankan Indonesia (API) oleh BI.
(ir/)











































