ADVERTISEMENT

AXA Mandiri Cetak Laba Bersih Rp 1 T, Naik 3%

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 31 Mei 2022 12:47 WIB
Asuransi AXA Life
Foto: Istimewa
Jakarta -

PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menghimpun total premi bersih senilai lebih dari Rp 12,7 triliun pada 2021. Nilai tersebut tumbuh 14,72% dibandingkan posisi tahun 2020 sebesar Rp 11 triliun.

Pendapatan premi bersih menyumbang 84,9% dari total pendapatan AXA Mandiri yang tercatat sebesar Rp 14,99 triliun pada akhir Desember 2021 atau tumbuh 23,47% dari posisi setahun sebelumnya senilai Rp 12,14 triliun.

Pertumbuhan pendapatan ini memungkinkan AXA Mandiri untuk membukukan laba bersih senilai lebih dari Rp 1 triliun pada tahun 2021. Laba bersih AXA Mandiri tumbuh 3,34% dibandingkan pada tahun 2020.

Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G Kusuma mengatakan, capaian tersebut tak lepas dari upaya perusahaan dalam beradaptasi melalui transformasi digital dan inovasi berkelanjutan di tengah pandemi.

Kinerja positif ini juga merupakan hasil dari dukungan penuh dan kerja sama tim, mulai dari tenaga pemasar, karyawan, dan mitra bisnis, serta terus menjaga kepercayaan dari nasabah.

"Pendemi mendorong kami untuk beradaptasi dengan mempercepat transformasi digital, guna menjaga keberlangsungan bisnis yang sehat dan tetap menyediakan layanan yang berkualitas tinggi bagi nasabah, dalam menikmati manfaat solusi proteksi dan layanan AXA Mandiri. Prioritas kami adalah menyediakan solusi perlindungan jiwa dan kesehatan, serta terus memberikan ketenangan pikiran bagi para nasabah dalam segala kondisi," ujar Handojo dalam keterangannya, Senin (30/5/2022).

AXA Mandiri telah membayarkan klaim dan manfaat senilai Rp 9,05 triliun sepanjang 2021. Hal ini menjadi bukti bahwa perusahaan mampu dan kuat untuk memenuhi kewajibannya kepada nasabah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, diharapkan pembayaran klaim dan manfaat tersebut dapat meringankan beban finansial dan membantu nasabah yang terdampak oleh pandemi.

Kinerja AXA Mandiri ditopang dengan kondisi keuangan yang sehat tercermin dari Risk Based Capital (RBC) di level 423% pada 2021. Angka tersebut jauh di atas batas minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu 120%.

Pada tahun 2021, AXA Mandiri juga membukukan kenaikan total aset sebesar 9,38% dibandingkan setahun sebelumnya dari Rp 37,56 triliun menjadi Rp 41,08 triliun di 2021. Ekuitas perusahaan tumbuh sebesar 1,16% dibandingkan setahun sebelumnya dari Rp 2,99 triliun menjadi Rp 3,03 triliun.



Simak Video "AXA Mandiri Hadirkan Webinar Rayakan Kartini"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT