ADVERTISEMENT

TASPEN Hadirkan Layanan Pembiayaan Rumah & Investasi Emas buat ASN

Angga Laraspati - detikFinance
Kamis, 02 Jun 2022 19:55 WIB
KPR
Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban
Jakarta -

PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (TASPEN) siap membantu menyediakan rumah bagi dua juta ASN di Indonesia. Tak hanya itu, TASPEN juga siap memudahkan ASN dalam mendapatkan tabungan sejahtera kepemilikan emas dengan imbal hasil yang menguntungkan di masa depan

Hal tersebut dilakukan melalui kerja sama TASPEN dengan PT Gemilang Hartadinata Abadi dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP TAPERA). Kerja sama itu ditandatangani oleh Direktur Utama PT TASPEN (Persero) A.N.S. Kosasih, Direktur Utama PT Gemilang Hartadinata Abadi Cuncun Muliawan dan Komisioner BP TAPERA Adi Setianto di Auditorium Kantor Pusat TASPEN, Selasa (31/5) lalu.

Direktur Utama Taspen, A.N.S Kosasih mengatakan salah satu impian para ASN yang bekerja di instansi di seluruh Indonesia adalah menjadi ASN yang lebih makmur dan sejahtera. Karena itu, TASPEN hadir bersama anak perusahaannya seperti TASPEN Life, Bank Mandiri Taspen dan lainnya untuk memberikan manfaat kepada ASN.

"Yang kedua, kami tengah memulai sinergi program dan layanan dengan beberapa perusahaan, antara lain menghadirkan program perumahan untuk ASN bersama BP TAPERA dan program investasi emas bersama PT Gemilang Hartadinata Abadi," ujar Kosasih dalam keterangan tertulis, Kamis (2/6/2022).

"Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan untuk para peserta melalui beragam program inovatif yang sesuai dengan perkembangan teknologi terkini dan memastikan kesejahteraan ASN aktif maupun pensiunan," sambungnya.

Mengenai kerja sama TASPEN dan BP TAPERA, diharapkan dapat membantu meningkatkan kemudahan para ASN aktif mengambil kredit rumah dengan masa cicilan yang relatif panjang, bahkan hingga masa pensiun. Hal ini didasarkan kondisi setiap ASN dapat memiliki tabungan perumahan, tetapi tidak semua ASN eligible untuk mendapatkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

"ASN kita cukup makmur, mereka tidak bisa membeli FLPP tapi harga rumah di atas itu juga terlalu mahal bagi mengambil kredit untuk membeli rumah dengan cicilan per bulan yang harus ASN bayarkan untuk membeli rumah pertama menjadi sangat kecil," kata Kosasih.

"Kreditnya itu commercially viable untuk bank maupun ASN, dan dapat diperpanjang hingga masa pensiun. Jika memulai kredit pada umur 25 maka mereka mereka. Oleh karena itu, TASPEN bekerja sama dengan BP TAPERA agar ASN dapat bisa mencicil sampai umur 65," lanjutnya.

Proyek percontohan dari program kerja sama TASPEN dan BP TAPERA ini akan dilakukan di wilayah Solo, yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerahnya. Dalam program ini, Pemda Solo secara responsif akan menyiapkan lahan seluas 5-10 hektare.

Melalui proyek ini, TASPEN akan memastikan penggunaan kualitas bahan bangunan terbaik bagi rumah yang dibeli seluruh ASN, antara lain, rumah tersebut akan bersifat layak huni, tahan lama, berfasilitas pendukung lengkap, infrastruktur serta moda transportasi memadai guna memudahkan mobilitas para ASN dalam mengabdi kepada negara.

"Dengan kondisi permintaan rumah yang jelas, pembayaran yang mudah, penyediaan lahan oleh pemda dan pembangunan oleh pengembang (developer), program ini diharapkan dapat berjalan secara optimal dan mempermudah ASN dalam memiliki rumah, serta dapat dilakukan pada daerah lainnya dengan skala yang lebih besar," ungkap Kosasih.

Sementara itu, kerja sama TASPEN dengan PT Gemilang Hartadinata Abadi berhasil menghadirkan program 'TASPEN EMAS'. TASPEN EMAS adalah 'TAbungan Sejahtera kePEmilikaN EMAS', yakni program kepemilikan Logam Mulia (LM) bagi para ASN aktif maupun peserta pensiun yang dikelola oleh TASPE.

Pembayarannya dapat dicicil dengan angsuran potongan gaji tiap bulan oleh mitra bayar yang ditunjuk oleh TASPEN. Hal ini diharapkan dapat mempermudah para peserta aktif dan pensiunan untuk melakukan investasi pada LM emas yang bersifat fleksibel dan dapat dijual setiap saat dengan nilai investasi yang baik.

Emas investasi para ASN akan berbentuk secara fisik dan tidak bersifat digital. Hal ini juga diharapkan akan membuat harga emas yang lebih kompetitif, dikarenakan vendor LM berasal dari Holding sendiri yakni PT Hartadinata Abadi (HRTA) dan produk LM tersebut sudah tersertifikasi London Bullion Market Association (LBMA) dan telah berstandar PT Antam.



Simak Video "Eks Dirut Taspen Life Jadi Tersangka Korupsi Pengelolaan Dana Investasi"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT