Gerak-geriknya Jadi Perhatian Dunia, Apa Itu The Fed?

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 16 Jun 2022 12:58 WIB
Suku Bunga The Fed Naik
The Fed Jadi Perhatian Dunia/Foto: Tim Infografis, Mindra Purnomo
Jakarta -

The Fed atau Bank Bank Sentral Amerika Serikat (AS) telah menaikkan suku bunga acuan 0,75%. Kenaikan bunga acuan AS dilakukan saat angka inflasi di Negeri Paman Sam ini menyentuh 8,6%.

Hal ini diharapkan bisa membuat inflasi lebih stabil tanpa mengganggu pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain The Fed juga harus menjaga kestabilan harga dan menjaga tingkat pengangguran.

Langkah ini juga disebut bisa mengganggu proses pemulihan ekonomi di negara tersebut. Dikutip dari Washington Post, Kamis (16/6/2022), disebutkan saat ini bursa saham AS juga tertekan di tengah ancaman resesi.

Tentunya kenaikan bunga The Fed ini dapat mempengaruhi suku bunga kredit di masyarakat. Nah hal ini akan mempengaruhi bunga kartu kredit, cicilan mobil, dan KPR.

Meskipun memang The Fed tak langsung mengatur tingkat bunga tersebut, tapi tingkat bunga di bank biasanya mengikuti suku bunga bank sentral.

Apa itu The Fed?

Mengutip laman resmi federalreserve.gov The Fed adalah Bank Sentral yang dimiliki oleh Amerika Serikat. Jika di RI sama dengan Bank Indonesia.

The Fed saat ini berbasis di Washington D.C didirikan oleh kongres AS pada 23 Desember 1913. The Fed memiliki jaringan yang terdiri dari 12 Federal Reserve Bank beserta cabangnya dan diawasi oleh dewan gubernur The Fed.

Dalam menentukan sebuah keputusan, The Fed membuat kelompok Federal Open Market Committe (FOMC) . Rapat ini diselenggarakan selama 8 kali dalam setahun untuk menentukan suku bunga dan sebagai penentuan apakah bank sentral akan menambah uang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah.

Sebagai Bank Sentral, The Fed memiliki fungsi-fungsi ekonomi dan yang mengedepankan kepentingan publik. The Fed juga mengeluarkan dan menjalankan berbagai kebijakan moneter untuk Amerika Serikat.

Selain itu lembaga yang dipimpin oleh Jerome Powell ini juga turut menjaga stabilitas sistem keuangan di negaranya. Bank sentral juga melakukan pemantauan aliran modal AS baik di dalam maupun di luar negeri.

Tidak berhenti di sana, The Fed juga mengawasi sistem pembayaran di AS. Semua hal ini dilakukan agar penyerapan tenaga kerja meningkat, harga yang stabil.

Jadi keputusan The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan di negara tersebut seperti di atas bertujuan untuk membantu perekonomian.

Tonton juga Video: Terhindar Resesi! Ekonomi RI Tumbuh 3,51% di Kuartal III 2021

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)