ADVERTISEMENT

Bayar KRL Bisa Tanpa Kartu, Bagaimana Nasib Uang Elektronik?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 26 Jun 2022 22:30 WIB
PT Kereta Api Indonesia Commuter (KCI) mulai menguji coba Kereta Rel Listrik (KRL) ruas Stasiun Solo Balapan-Palur, Jumat (24/6/2022)..
Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikJateng
Jakarta -

Sistem transaksi untuk kereta rel listrik (KRL) semakin berkembang. Kini, bayar KRL bisa tanpa kartu yakni dengan menggunakan aplikasi Gojek.

Lalu, bagaimana nasib kartu uang elektronik ke depannya?

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah menilai, kartu-kartu untuk transaksi ini bakal ditinggalkan. Sebab, penggunaan aplikasi memberikan kemudahan bagi penumpang.

"Saya lihat akan berubah. Artinya kartu-kartu yang selama ini akan ditinggalkan menggunakan aplikasi baru lagi, yang lebih mudah bagi penumpang, calon penumpang, untuk mengakses," terangnya kepada detikcom, Minggu (26/6/2022).

Trubus mengatakan, sistem digital akan memberikan banyak perubahan. Dia menambahkan, penggunaan aplikasi akan memberikan kemudahan bagi penumpang karena tak perlu lagi isi ulang pada kartu.

"Jadi saya nggak perlu lagi ngisi-ngisi itu debitnya, nggk perlu. Semuanya kan nanti terhubung NIK, NPWP sama aplikasi itu," katanya.

Senada, ekonom perbankan Chandra Bagus Sulistyo menjelaskan, pemerintah terus melakukan perbaikan dengan berbagai kemudahan pada sistem transaksi yang ada. Dia menjelaskan, sistem transaksi mulanya menggunakan uang tunai. Kemudian, transaksi bergeser menggunakan kartu dan sekarang berkembang menggunakan aplikasi.

Tidak hanya untuk pembayaran, dia melihat berbagai kegiatan kini memakai aplikasi. Dia menilai, penggunaan kartu ke depan akan ditinggalkan.

"Iya sudah nggak pakai, kalau melihat sekarang program bantuan sosial, kartu itu kan sudah mulai digeser pakai virtual account di mana tidak menggunakan kartu bansos lagi," terangnya.

(acd/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT