ADVERTISEMENT

Uang Simpanan Nasabah di Bank Tembus Rp 7.676 Triliun

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 18 Agu 2022 21:53 WIB
Nasabah tengah menyetor dana di salah satu cabang Bank Mandiri Jakarta, Jumat (6/5/2015). Bank Mandiri mengoperasikan sebanyak 148 kantor cabang di seluruh Indonesia pada saat libur Isra Miraj untuk menerima pembayaran pembelian BBM oleh SPBU-SPBU. Perseroan juga menyiapkan uang tunai Rp4 triliun untuk memenuhi kebutuhan ATM dan cabang saat libur panjang akhir pekan ini. (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Jumlah simpanan di bank terus meningkat setiap tahunnya. Per Juni 2022, jumlah simpanan masyarakat di bank menyentuh angka Rp 7.676,9 triliun. Nominal ini bertambah Rp 130,5 triliun dibandingkan akhir 2021 yang senilai Rp 7.546,4 triliun.

"Saat ini (jumlah simpanan di bank) Juni 2022 Rp 7.676 triliun, ini yang tadi sekitar 59% dari PDB kita," kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam rapat kerja dengan Badan Legislasi DPR RI tentang Harmonisasi RUU tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, Kamis (18/8/2022).

Jika dirinci, jumlah rekening dengan nominal simpanan Rp 0 hingga Rp 100 juta mencapai 478,6 ribu akun dengan total simpanan mencapai Rp 975,5 triliun atau hanya 13% dari keseluruhan simpanan yang ada di bank.

"Ini agak menarik ya, simpanan yang jumlahnya Rp 0 sampai Rp 100 juta itu ada sekitar 13%, namun jumlah rekeningnya hampir 99% (dari total) jumlah rekening. Penabungnya orangnya banyak sekali, tapi cuma 13% dari total simpanannya," tuturnya.

Suahasil mengungkapkan jumlah simpanan di bank didominasi oleh pemilik nominal rekening di atas Rp 2 miliar. Mereka jika ditotal memiliki simpanan Rp 4.606,8 triliun atau 60% dari seluruh simpanan yang ada di bank.

"Yang di atas Rp 2 miliar jumlah simpanannya 60%, tapi jumlah rekeningnya, jumlah akunnya hanya 0,07% dari seluruh total rekening. Ini adalah ketimpangan," ujar Suahasil.

Sementara itu, nominal simpanan Rp 100 juta sampai Rp 2 miliar totalnya mencapai Rp 2.094,5 triliun atau 27% dari keseluruhan simpanan di bank. Ada 6 juta akun yang memiliki nominal rekening Rp 100 juta sampai Rp 2 miliar.

Dilihat dari rata-rata pertumbuhan simpanan 2015-2021, kelompok simpanan di atas Rp 2 miliar tumbuh paling tinggi yakni 10,2%. Sedangkan pemilik rekening Rp 100 juta sampai Rp 2 miliar tumbuhnya 7,3%, dan pemilik rekening Rp 0 sampai Rp 100 juta tumbuhnya 7%.

Pemerintah menginginkan agar ketimpangan antara pemilik rekening jumbo dan kecil dapat diperbaiki. Ada beberapa upaya yang akan dilakukan untuk mengatasi itu.

"Rata-rata pertumbuhan simpanan yang paling tinggi untuk yang di atas Rp 2 miliar tabungannya atau simpanannya," sebut Suahasil.

"Aset perbankannya kita besarkan terus, produknya kita perbanyak sehingga masyarakat yang memang membutuhkan itu bisa mengakses produk perbankan, kemudian kita gulirkan terus kegiatan ekonominya," sambungnya

(aid/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT