ADVERTISEMENT

Kabar Buruk! Bank Raksasa AS Goldman Sachs Mau Pangkas Ratusan Pegawai

Ilyas Fadilah - detikFinance
Selasa, 13 Sep 2022 10:56 WIB
PHK Unilever
Foto: PHK Unilever (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Jakarta -

Bank investasi dan jasa keuangan multinasional asal Amerika Serikat (AS), Goldman Sachs berencana memangkas ratusan karyawannya di bulan ini. Hal ini menjadikan Goldman Sachs sebagai perusahaan Wall Street besar pertama yang mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan pengeluaran di tengah jatuhnya volume transaksi.

Bank tersebut mengembalikan tradisi pemangkasan karyawan tahunan, yang secara historis menargetkan antara 1% dan 5% dari karyawan. PHK ini menyasar karyawan dengan kinerja rendah di semua posisi di perusahaan itu.

Melansir CNBC, Selasa (13/8/2022), perusahaan yang berbasis di New York Ini akan melakukan PHK terhadap ratusan karyawannya. Adapun jumlah karyawan Goldman Sachs di pertengahan tahun adalah sebanyak 47 ribu orang.

Goldman Sach kemungkinan bukan menjadi satu-satunya bank yang akan melakukan PHK. Sebelum pandemi, perusahaan-perusahaan Wall Street biasanya memberhentikan karyawan mereka dengan kinerja rendah pada bulan-bulan setelah Hari Buruh dan sebelum bonus dibayarkan.

Praktik ini sempat dihentikan selama beberapa tahun terakhir di tengah ledakan perekrutan di AS.

Goldman menolak berkomentar terkait rencananya ini. Adapun berita ini sebelumnya dilaporkan oleh New York Times.

Pada bulan Juli, CNBC melaporkan bahwa bank mencoba kembali tradisi tahunan mereka, yaitu melakukan pemutusan hubungan kerja di akhir tahun.

Penurunan tajam dalam kegiatan perbankan investasi berpotensi menimbulkan PHK massal. Berdasarkan catatan CNBC, hal ini akan menjadi yang pertama di perusahaan-perusahaan Wall Street sejak pandemi dimulai tahun 2020.

Lihat juga Video: Inflasi Datang, Upah Harus Naik?

[Gambas:Video 20detik]



(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT