ADVERTISEMENT

BCA Catat Rekor Penjualan SBN Ritel Rp 5,4 T

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 16 Sep 2022 10:32 WIB
BCA
Foto: shutterstock
Jakarta -

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatatkan penjualan sebesar Rp 5,4 triliun. Pencapaian tersebut merupakan rekor penjualan Sukuk Negara Ritel (Sukuk Ritel) BCA di pasar perdana. Penjualan SBN ini merupakan seri SR017 yang dilakukan selama masa penawaran dari 19 Agustus hingga 14 September lalu.

Direktur BCA Haryanto T. Budiman mengatakan, pencapaian penjualan SBN seri SR017 ini salah satunya ditopang oleh event Wealth Summit BCA 2022, yang menghadirkan berbagai industry experts di bidang wealth serta terdapat exclusive offer terkait promo kredit modal kerja dengan bunga spesial mulai dari 5,99% p.a. dengan Obligasi pemerintah, seperti (Obligasi Negara Ritel) ORI/ SR/ (Fixed Rate) FR sebagai agunan.

"Pencapaian ini kami harapkan dapat berkontribusi positif bagi pemerintah dalam mendorong pembiayaan pembangunan nasional," jelasnya, Haryanto, dikutip dari keterangan tertulis, dikutip Jumat (16/9/2022).

"Kami juga bersyukur karena investor dan masyarakat luas dapat memanfaatkan SBN Ritel Sukuk Negara Ritel seri SR017 untuk meningkatkan portofolio investasi melalui SBN Ritel pemerintah sekaligus memiliki kesempatan untuk mendapatkan pinjaman produktif sesuai kebutuhan," tambah Haryanto.

Haryanto juga menjelaskan, penjualan sebesar Rp 5,4 triliun tersebut dikontribusikan lebih dari 14 ribu investor. Mayoritas investor yang menyerap portofolio tersebut adalah generasi X sebesar 38% dari total investor, disusul oleh generasi Y atau milenials sebesar 31% dari total investor.

Sementara itu, penjualan SBN Ritel seri SR017 tersebut dilakukan melalui KlikBCA Individu dan platform WELMA BCA, yaitu aplikasi yang menyediakan beragam produk investasi dan proteksi bagi nasabah.

Lihat juga video 'Cara Mudah Ubah Tagihan Jadi Cicilan Ringan lewat BCA Mobile':

[Gambas:Video 20detik]



Bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT