ADVERTISEMENT

TKI Bisa Happy, Aplikasi Livin' by Mandiri Bisa Dipakai di Luar Negeri Oktober

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 28 Sep 2022 12:57 WIB
SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K. Triprakoso, SEVP Teknologi Informasi Bank Mandiri Toto Prasetio, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar, Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto bersama dengan Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas sedang menunjukkan peluncuran fitur pembelian reksa dana bertajuk Livin Investasi pada Super App Livin by Mandiri di Jakarta, Senin (23/5). Kehadiran Livin’ Investasi memberikan beragam kemudahan bagi nasabah. Salah satunya, nasabah dapat menentukan jenis portofolio yang sesuai dengan profil risiko termasuk besaran investasi. Dengan kehadiran fitur Livin’ Investasi, Bank Mandiri optimis pertumbuhan bisnis Wealth Management dapat meningkat, terutama dari sisi investor ritel. Adapun saat ini, jumlah nasabah kelolaan Wealth Management Bank Mandiri saat ini telah mencapai 127 ribu nasabah dan diperkirakan akan tumbuh lebih dari delapan kali lipat pada tahun 2024.
TKI Bisa Happy, Aplikasi Livin' by Mandiri Bisa Dipakai di Luar Negeri Oktober/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengumumkan aplikasi Livin' by Mandiri akan bisa digunakan di luar negeri. Direncanakan Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI) bisa menggunakannya di berbagai negara mulai Oktober 2022.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) atau nomor seri yang dimiliki semua ponsel dari luar negeri akan bisa menggunakan aplikasi Livin' by Mandiri. Syaratnya hanya perlu memiliki Kartu Tanda Pengenal (KTP).

"Kita sudah ada inisiatif yang insyaallah nanti Oktober, Livin' bisa digunakan oleh IMEI base di luar negeri dengan sim card luar negeri sepanjang WNI itu memiliki NIK," kata Darmawan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (28/9/2022).

"Jadi nanti kalau PMI itu ada di negara manapun, dia memiliki KTP, NIK-nya itu bisa untuk buka rekening dan dia bisa mendapatkan layanan dari Livin'," tambahnya.

Darmawan menjelaskan pihaknya akan terus mengembangkan berbagai fitur Livin' by Mandiri untuk meningkatkan layanan perbankan secara digital. Salah satunya kapasitas transaksi akan dinaikkan dari saat ini 15.000 transaksi per detik, menjadi 50.000 transaksi per detik pada akhir tahun 2022.

"Kapasitas dari kesiapan layanan transaksi Livin' kita siapkan sampai akhir tahun ini untuk bisa 50.000 transaksi per detik, saat ini sudah hampir sekitar 15.000 per detik. Setelah itu kita akan tingkatkan lagi sampai 100.000 per detik. Kalau kita bicara dengan vendornya, di seluruh dunia mungkin hanya Bank Mandiri yang memiliki kemampuan untuk siap melayani 100.000 transaksi per detik," ujarnya.

Dengan begini diharapkan ke depannya nasabah tidak perlu lagi datang ke cabang karena sudah dilayani secara digital melalui Livin' by Mandiri. Darmawan menyebut pihaknya telah mentransformasi 241 cabang menjadi smart branch dengan lebih banyak layanan teknologi.

"Digital bank adalah layanan yang diberikan kepada nasabah di mana nasabah tidak perlu datang ke cabang dan itu sudah terjadi di Bank Mandiri," ucapnya.

Simak juga Video: Ramainya Gelaran Mandiri Jogja Marathon 2022 Candi Prambanan

[Gambas:Video 20detik]




(aid/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT