ADVERTISEMENT

Livin' by Mandiri Disiapkan Jadi Bank Digital, Begini Rencananya

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 28 Sep 2022 13:54 WIB
Bank Mandiri menyempurnakan aplikasi Livin dengan peluncuran fitur Livin Sukha. Sukha yang menjadi solusi kebutuhan transaksi lifestyle nasabah.
Livin' by Mandiri Disiapkan Jadi Bank Digital, Begini Rencananya/Foto: dok. Bank Mandiri
Jakarta -

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berencana memisahkan unit usaha (spin off) layanan digitalnya Livin' by Mandiri. Saat ini Bank Mandiri sedang mengkaji agar Livin' by Mandiri menjadi unit usaha sendiri sebagai bank digital.

"Ada peluang apabila Livin' ini sendiri akan kita spin off menjadi digital bank yang terpisah karena dia memiliki kemampuan untuk itu, tapi ini masih dalam kajian," kata Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (28/9/2022).

Darmawan menjelaskan pihaknya akan terus mengembangkan berbagai fitur untuk meningkatkan layanan Livin' by Mandiri. Salah satunya kapasitas transaksi akan dinaikkan dari saat ini 15.000 transaksi per detik, menjadi 50.000 transaksi per detik pada akhir 2022.

"Kapasitas dari kesiapan layanan transaksi Livin' kita siapkan sampai akhir tahun ini untuk bisa 50.000 transaksi per detik. Saat ini sudah hampir sekitar 15.000 per detik, tetapi setelah itu kita akan tingkatkan lagi sampai 100.000 per detik. Kalau kita bicara dengan vendornya, di seluruh dunia mungkin hanya Bank Mandiri yang memiliki kemampuan untuk siap melayani 100.000 transaksi per detik," ujarnya.

Darmawan berharap layanan bank digitalnya betul-betul bisa diandalkan dan memberikan pengalaman baru bagi pengguna. Dia mengklaim punya tim IT yang kompeten.

"Kemampuan dari kapasitas sistem kita sudah kita yakini ini akan terus bisa mendukung semua pengembangan fitur-fitur untuk meningkatkan layanan, memberikan experience, customer journey kepada seluruh pengguna dari channel digital yang ada di Bank Mandiri," tuturnya.

Dengan begini diharapkan ke depannya nasabah tidak perlu lagi datang ke kantor cabang karena sudah dilayani dengan saluran digital. Darmawan menyebut pihaknya telah mentransformasi 241 cabang menjadi smart branch dengan lebih banyak layanan teknologi.

"Digital bank adalah layanan yang diberikan kepada nasabah di mana nasabah tidak perlu datang ke cabang dan itu sudah terjadi di Bank Mandiri," ucapnya.

Tonton juga Video: Ramainya Gelaran Mandiri Jogja Marathon 2022 Candi Prambanan

[Gambas:Video 20detik]



(aid/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT