PPA Ambil Alih Pengelolaan Aset Buruk Bukopin Rp 1,3 T

ADVERTISEMENT

PPA Ambil Alih Pengelolaan Aset Buruk Bukopin Rp 1,3 T

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 29 Sep 2022 14:57 WIB
KB Bukopin
Foto: KB Bukopin
Jakarta -

PT Bank KB Bukopin Tbk menggandeng PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) untuk mengurusi aset berkualitas rendah perusahaan. Adapun nilai aset KB Bukopin yang akan dikelola PPA sebesar Rp 1,3triliun.

Kerja sama strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama perjanjian pengelolaan aset berkualitas rendah yang dilakukan oleh Direktur Utama PPA Yadi Jaya Ruchandi, Direktur Keuangan KB Bukopin Seng Hyup Shin, dan Direktur Kredit KB Bukopin Henry Sawali di Kantor Pusat KB Bukopin kemarin (28/9).

Acara ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Direktur Utama KB Bukopin Robby Mondong, Direktur Investasi 2 PPA Adi Pamungkas Daskian, serta para profesi penunjang.

Direktur Keuangan KB Bukopin Seng Hyup Shin mengatakan, kerja sama antara KB Bukopin dan PPA merupakan wujud komitmen perusahaan untuk melakukan perbaikan.

"Melalui kerja sama ini, KB Bukopin akan merampungkan penyelesaian atas aset berkualitas rendah senilai Rp1,3 triliun dengan skema asset swap sehingga dapat memperbaiki kinerja KB Bukopin," terangnya dalam keterangan tertulis, Kamis (29/9/2022).

Sementara itu Direktur Utama PPA Yadi Jaya Ruchandi mengatakan dalam kerjasama itu perusahaan bisa mengoptimalisasikan kepemilikan saham minoritas PPA pada KB Bukopin. Seperti diketahui PPA sebelumnya telah mengempit saham KB Bukopin yang diamanatkan oleh Kementerian BUMN kepada PPA.

"Kerja sama ini juga semakin memperkuat peran nyata PPA yang dipercaya institusi finansial nasional maupun global sebagai mitra dalam pengelolaan aset berkualitas rendah perbankan," terangnya.

PPA sendiri akan melakukan pengelolaan aset berkualitas rendah KB Bukopin dengan menggunakan skema asset swap, yaitu penukaran aset berkualitas rendah dengan aset produktif berupa sukuk. Dalam hal ini, PPA melakukan penerbitan instrumen keuangan syariah tersebut di mana dana yang diperoleh akan dipergunakan untuk keperluan dana korporasi.

"Pendekatan inventif skema asset swap telah terbukti mampu menyelesaikan tantangan yang dihadapi perbankan dalam mengelola aset berkualitas rendah secara efektif dengan manajemen risiko yang terukur. PPA juga bekerja sama dengan stakeholders terkait untuk mendapatkan pemulihan yang optimal," tambah Yadi.

Shin menambahkan bahwa atas transaksi tersebut, Perseroan dapat menurunkan jumlah aset berkualitas rendah. "Kerja sama ini diharapkan dapat membantu KB Bukopin untuk tetap konsisten dalam pengelolaan aset berkualitas rendah," tutup Shin.

Lihat juga Video: Pembawa Revolusi Digitalisasi Bukopin Untuk Mensejahterakan UMKM

[Gambas:Video 20detik]



(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT