ADVERTISEMENT

Jurus Sri Mulyani Supaya Orang RI Bisa Mudah Akses Keuangan

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 04 Okt 2022 12:48 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Pemerintah menargetkan inklusi keuangan digital pada 2024 bisa tembus 90%. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan untuk mencapai target ini perlu dilakukan sinergi, akselerasi serta implementasi.

Dia menjelaskan per Juni 2022 ada 19,5 juta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang masuk dalam ekosistem digital. Nah tahun 2024, ditargetkan ada 30 juta UMKM yang masuk dalam ekosistem tersebut.

Sri Mulyani menjelaskan digitalisasi ini adalah hal yang sangat penting untuk mendorong inklusi keuangan.

"Digitalisasi ini adalah komponen penting untuk mencapai target itu," kata dia dalam pembukaan Simposium Tingkat Tinggi G20 GPFI, secara virtual, Selasa (4/10/2022).

Selanjutnya, dia menyebut jika digitalisasi dan UMKM ini merupakan satu kesatuan dan bisa menciptakan ekonomi yang lebih inklusif.

Dia mengungkapkan dengan digitalisasi ini semua orang di berbagai wilayah bisa mengakses keuangan dan biaya transaksi yang lebih rendah.

"Digitalisasi serta biaya transaksi yang lebih rendah bisa menguntungkan kelompok rentan,"jelasnya.

Menurut dia ada sejumlah aspek ekosistem seperti kebijakan, keuangan, permodalan, dukungan dan budaya. Hal ini sangat penting agar UMKM bisa berjalan dengan baik. Memang saat ini masalah yang dihadapi oleh UMKM adalah akses permodalan.

Sri Mulyani menambahkan, saat ini pemerintah telah menerapkan digitalisasi mulai dari memperkenalkan pembayaran digital, pembukuan atau pencatatan digital.

"Ini sejalan dengan dukungan pemerintah untuk pemberdayaan UMKM," jelas dia.

(kil/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT