Emak-emak Curhat Suami Kecanduan Judi Online Sampai Boncos Rp 500 Juta

ADVERTISEMENT

Emak-emak Curhat Suami Kecanduan Judi Online Sampai Boncos Rp 500 Juta

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Selasa, 18 Okt 2022 14:43 WIB
Ilustrasi uang rupiah
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/Squirescape
Jakarta -

Judi online masih marak terjadi di Tanah Air. Kondisi ini terlihat dari curahan hati para istri yang mengeluh suaminya kecanduan judi online hingga ada yang rugi sampai Rp 500 juta.

Dalam penelusuran detikcom, akun Twitter @ZAR***** mengeluhkan kondisi rumah tangganya yang terlilit utang akibat suaminya kecanduan judi online sejak 2018. Kalau dijumlahkan, uangnya telah ludes lebih dari Rp 500 juta.

"Pacar saya yang sekarang jadi suami saya kecanduan judi online dari tahun 2018 sampai sekarang. Total yang sudah dikeluarkan untuk judi kurang lebih Rp 500 juta," bunyi cuitan tersebut, dikutip Selasa (18/10/2022). Cuitan disesuaikan dengan ejaan yang baku.

Ia dan keluarganya telah melakukan segala cara termasuk berkonsultasi dengan 'orang pintar' dan melakukan rukiah. Namun, hasilnya nihil, hingga keluarga berniat memenjarakan sang suami. Barang-barangnya pun ludes digadaikan seiring dengan utang yang terus menumpuk.

"Setiap hari saya hanya berharap ingin menjadi manusia normal pada umumnya. Utang di mana-mana, mobil motor terus-terusan digadai. Muter di situ terus. Ini benar-benar lingkaran setan. Judi itu candu. Saya heran bagaimana bisa orang kecanduan judi, padahal sudah di depan mata harta semakin habis," lanjut akun tersebut.

Ia berharap bisa menemukan cara menyembuhkan kecanduan suaminya itu lewat unggahannya di Twitter. Ia pun meminta bantuan warganet agar suami tidak lagi kecanduan judi online.

"Setahun menikah, sebelum memutuskan untuk menikah, dia berjanji untuk berhenti. Nyatanya tidak. MOHON BANTUANNYA jika ada yang tau cara menyembuhkannya," tulisnya.

Akun lain juga menceritakan hal yang sama terkait judi online. Akun @ni_**** telah memutuskan untuk berpisah dari sang suami setelah ekonomi keluarganya hancur gara-gara judi online.

"Bukan hanya judi online, judi apapun jangan pernah nyoba. Rumah 2, mobil, perhiasan, tabungan, usaha dan pernikahan saya hancur karena mantan suami main judi," bunyi cuitan akun tersebut.

Judi online memang kerap membuat orang yang 'tercebur' di dalamnya kecanduan. Iming-iming keuntungan bejibun hanya bermodal receh pun yang buat mereka tergiur. Beberapa akun Twitter pun turut memvalidasi hal ini.

"Jujur ya gue pernah di posisi ini, kayak ya udah terlanjur nyemplung pengin balik modal. alhasil tambah dalem. akhirnya gue kebuka pikiran, dan berhenti alhamdulillah gua udah ikhlas dan lupain," bunyi cuitan akun @perin****.

"Saya pernah merasakannya, bila saldo di ATM belum sampai kosong ndak bisa berhenti, please ayo stop korban sudah banyak," bunyi cuitan akun @Zeus****.

Sebagai informasi, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menerima laporan judi online mencapai Rp 155,46 triliun dari total 121 juta transaksi sepanjang 2022.

Dari total transaksi judi online tersebut, lebih rinci dijelaskan, sudah ada 312 rekening yang dibekukan dengan isi Rp 836 miliar. PPATK juga menyebut telah melakukan 139 analisis yang hasilnya sudah disampaikan kepada aparat penegak hukum.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT