Terkuak! Korban Sempat Ajak Pembobol Rekening BCA Rp 320 Juta Berbisnis

ADVERTISEMENT

Terkuak! Korban Sempat Ajak Pembobol Rekening BCA Rp 320 Juta Berbisnis

Praditya Fauzi Rahman - detikFinance
Rabu, 25 Jan 2023 14:20 WIB
Sidang perkara pembobolan rekening BCA oleh tukang becak
Pelaku Pembobol Rekening BCA Jalani Sidang/Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim
Surabaya -

Muin Zachry, korban pembobolan rekening BCA oleh tukang becak di Surabaya ternyata sempat mengajak pelaku, Mohammad Thoha, untuk bisnis bersama. Hal ini terungkap dalam sidang pemeriksaan terdakwa.

Dilansir dari detikJatim, Thoha yang merupakan otak pelaku mengaku sempat diajak oleh Muin untuk berbisnis. Saat diajak berbisnis itulah Muin memberi tahu punya uang Rp 345 juta ke Thoha.

"Waktu saksi (Muin) bincang-bincang sama saya ngaku punya uang dan mengajak bisnis bersama. Saksi sendiri yang bilang ada 345 juta," ujar Thoha menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Estik Dilla dalam sidang di Ruang Sari II PN Surabaya, Selasa (24/1/2023) kemarin.

JPU pun melanjutkan pertanyaannya. Dari mana Thoha mengetahui nomor PIN BCA milik Muin? Pria berkepala plontos itu mengakui bahwa dirinya memang mengintip HP Muin. "Saya mengintip pas Saksi Muin buka M-Banking," ujar Thoha.

Ketua Majelis Hakim Marper Pandiangan yang memimpin persidangan tersebut mengambil alih pertanyaan. Dia menanyakan kapan Thoha memiliki niat untuk mengambil buku tabungan BCA, kartu ATM, dan KTP milik Muin.

"Punya rencana dan ambil uang itu pada hari Jumat. Itu (KTP, buku rekening, dan kartu ATM) saya ambil pas saksi lengah. Tanggal 5 (Agustus 2022), pas Salat Jumat," ujar Thoha.

Thoha yang berhasil membobol rekening Muin dan menguras Rp 320 juta memakai uang itu untuk foya-foya dan berjudi. Meski pada beberapa kesempatan ponsel yang dipakai Thoha untuk menghadiri sidang secara sempat kehilangan sinyal, tetapi saat menjawab pertanyaan Marper kali itu suara Thoha terdengar cukup jelas.

"Sebagian saya buat beli HP iPhone pro 13 pro max, dan Vivo A57. Buat bayar biaya anak saya di pondok pesantren, bayar utang saya, dan main judi. Sisanya tinggal Rp 48 juta disita sebagai barang bukti," ujar Thoha menjawab pertanyaan Marper.

Marper melanjutkan pertanyaannya. Ia menanyakan berapa lama Thoha menghabiskan uang sekitar Rp 275 juta selain sisa uang yang menjadi barang bukti itu? "Kurang lebih 2 bulan yang mulia," ujar Thoha.

Simak berita selengkapnya di sini.

Lihat juga video '3 Pegawai Pengisi Uang Curi Duit Sejumlah ATM, Nilainya Hampir Rp 2 M':

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT