Bapepam Imbau Multifinance Tingkatkan Modal
Rabu, 06 Sep 2006 17:59 WIB
Jakarta - Bapepam-LK mengimbau perusahaan multifinance atau pembiayaan untuk meningkatkan basis modaln untuk memperkuat pembiayaan non bank. Selama ini pembiayaan lebih banyak dilakukan melalui perbankan."Modal perlu diperkuat seiring meningkatna volume pembiayaan dengna cara menambah modal, merger atau akuisisi atau melakukan IPO, memperbanyak saham di pasar modal," kata Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany. Ia menyampaikan hal itu disela-sela pemberian penghargaan Multifinance Terbaik 2006 versi Majalah Investor di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (6/9/2006).Menurut Fuad, di negara-negara maju, pembiayaan dari non bank lebih mendominasi ketimbang pembiayaan oleh perbankan. Sementara perbankan memiliki risiko terjadinya krisis seperti yang terjadi tahun 1998 lalu.Terkait permodalan, Dirut PT WOM Finance Benny Wenas berharap pihak regulator yakni Bapepam-LK membuka instrumen efek beragun aset (EBA). Dengan demikian, perusahaan multifinance dapat memperoleh modal dari non-bank dengan mengagunkan asetnya dan memiliki alternatif untuk menambah permodalannya. "Kalau EBA ditertibkan, ketergantungan multifinance terhadap perbankan menjadi turun," ujarnya.Selalma tahun 2005, total aset multifinance mencapai Rp 89 triliun dengan posisi pembiayaan terhadap konsumen mencapai Rp 66 triliun.
(qom/)











































