Kesepakatan Restruktrusasi RGM Bisa Diterapkan Debitor Lain
Kamis, 02 Nov 2006 11:38 WIB
Jakarta - Kesepakatan restrukturisasi antara Raja Garuda Mas Group (RGM Group) dan sindikasi 15 bank kreditor yang dipimpin Bank Mandiri, merupakan model penyelesaian kredit macet yang perlu dikembangkan. Model seperti ini bisa dilakukan untuk para debitor lainnya yang saat ini masih memiliki persoalan kredit macet di sejumlah bank pemerintah."Namun demikian penyelesaiannya harus diselesaikan secara business to business dan tidak ada campur tangan pemerintah. Karena sejak awal masalah ini adalah B to B," kata anggota Komisi XI DPR, Drajat Wibowo saat dihubungi detikcom di Jakarta, Kamis (2/11/2006).Drajat mengaku sangat setuju dan mendukung proses penyelesaian kredit yang dilakukan RGM dan Bank Mandiri. Model itu akan mendatangkan keuntungan bagi debitor maupun kreditor.Makanya model penyelesaian seperti ini harus dikembangkan. Namun pengembangannya tidak harus disamakan dengan penyelesaian kredit dari RGM. "Model penyelesaian seperti itu layak untuk dikembangkan. Namun harus dilakukan modifikasi lagi agar bisa dilakukan kepada debitor lainnya," katanya.Selain itu, kata Drajat, penyelesaian seperti ini dari sisi kreditor jelas akan menolong mereka lepas dari tingginya non performing loan (NPL).Di luar keuntungan itu, jelas Drajat, model kesepakatan yang diambil RGM Group juga akan membuat debitur mendapatkan kepercayaan kembali dari kreditor. Paling tidak, kreditor akan tidak ragu-ragu lagi dalam menyalurkan kreditnya kepada debitor.Setelah melalui perundingan berbulan-bulan, sindikasi RGM Group dan 15 bank kreditur menyepakati "skim" baru penyelesaian utang. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam perjanjian pokok perubahan dan pernyataan kembali perjanjian utang ditandatangani kedua belah pihak pada 19 Oktober 2006.Dalam perjanjian itu, disepakati adanya peningkatan pembayaran angsuran pokok dan bunga dari sebelumnya sebesar rata-rata US$ 61 juta menjadi rata-rata US$ 140 juta, dengan jangka waktu sampai tahun 2016. Adanya kenaikan ini, dikarenakan kinerja RGM Group semakin membaik.
(mar/sss)











































