Updated
Muliaman dan Budi Rochadi Duduki Jabatan Deputi Gubernur BI
Rabu, 29 Nov 2006 09:05 WIB
Jakarta - Setelah melalui proses tes uji kelayakan yang panjang, akhirnya Komisi XI DPR memilih Muliaman Dharmansyah Hadad dan Budi Rochadi sebagai Deputi Gubernur BI yang baru.Muliaman terpilih menjadi Deputi Gubernur BI Bidang Kebijakan Stabilitas dan Pengaturan Perbankan. Sedangkan Budi Rochadi terpilih menjadi Deputi Gubernur BI Bidang Sistem Pembayaran.Keputusan ini dihasilkan melalui tes uji kelayakan yang berlangsung alot di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/11/2006). Ujian ini berlangsung sekitar 3 jam sejak pukul 22.00 WIB.Muliaman menggantikan Maman H Somantri yang habis masa jabatannya pada Januari 2007 mendatang. Sedangkan Budi Rochadi menggantikan posisi yang akan ditinggalkan Maulana Ibrahim pada Januari 2007 mendatang.Muliaman mengalahkan kandidat lainnya Budi Mulya dengan suara aklamasi dari Komisi XI. tes selama sekitar 4 jam sejak pukul 22.00 wib di gedung dpr"Komisi XI secara bulat memilih Pak Muliaman untuk menduduki jabatan Deputi Gubernur BI," kata Ketua Komisi XI Awal Kusumah usai rapat tertutup untuk memilih Deputi Gubernur BI itu. Sementara itu, Budi Rochadi terpilih setelah meraih 43 suara dari 48 suara yang masuk. Budi mengalahkan pesaingnya Ardayadi Mitroatmodjo yang tidak meraih suara sama sekali. 2 Suara dinyatakan abstain dan 3 suara dinilai tidak sah."Ada 2 mekanisme. Paket A (Muliaman-Budi Mulya) dipilih secara mufakat. Paket B (Budi Rochadi-Ardayadi) dipilih melalui voting," jelas Awal.Awal menjelaskan, keputusan ini selanjutnya akan dilaporkan ke Badan Musyawarah DPR untuk kemudian diserahkan ke rapat paripurna.Muliaman Hadad sebelumnya menjabat sebagai Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI. Pria kelahiran Bekasi, 3 April 1960 ini memulai karir di BI sejak 1986 dengan menjadi staf umum di kantor BI Mataram.Sedangkan Budi Rochadi terakhir menjabat sebagai Direktur Senior Pengawasan Bank BI. Pria kelahiran Solo, 24 Maret 1951 ini memulai karir di BI sejak 1975. Budi juga dikenal memiliki keahlian khusus di bidang moneter, perbankan, keuangan, dan kebanksentralan.
(ary/ary)











































