SUN dan SBI Lebih Menguntungkan Ketimbang Kredit
Selasa, 09 Jan 2007 16:33 WIB
Jakarta - Perbankan lebih memilih untuk menempatkan dananya di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Utang Negara (SUN) ketimbang menyalurkannya untuk kredit sektor riil."Bank itu kan melakukan perhitungan mana yang menguntungkan dari segi return juga risikonya. Saat ini nampaknya SUN dan SBI masih menarik dibanding alternatifnya," ujar Menko Perekonomian Boediono dalam perbincangan bersama wartawan ekonomi dan moneter di Ruang Rapat Menko Perekonomian di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (9/1/2007).Masih banyaknya dana perbankan di SUN dan SBI disebabkan karena 2 instrumen pasar itu memiliki tingkat keamanan yang tinggi dengan risiko yang hampir nol.Boediono menegaskan, hal tersebut harus diubah agar kredit yang disaluran ke sektor riil dapat lebih maksimal.Oleh karenanya, seiring dengan kebijakan moneter dari Bank Indonesia yang semakin menurunkan tingkat bunganya maka daya tarik dari SBI semakin berkurang.Di sisi lain, dengan maraknya kegiatan ekonomi di 2007, yang membutuhkan banyak pembiayaan terutama dari sektor perbankan, juga akan mengurangi penempatan dana perbankan di SBI. Sementara untuk penepatan dana di SUN, menurut Boediono hal tersebut sangat tergantung dari mekanisme pasar yakni soal supply dan demand.
(ddn/qom)











































