Kebijakan BI Ok, Pemerintah Loyo

Kebijakan BI Ok, Pemerintah Loyo

- detikFinance
Senin, 15 Jan 2007 12:12 WIB
Jakarta - Melihat geliat sektor riil yang belum muncul, Bank Indonesia (BI) meresponsnya dengan mengeluarkan 8 strategi kebijakan di bidang perbankan. Namun hal tersebut masih dirasa tidak lengkap jika tidak dibarengi oleh respons kebijakan pemerintah. "Sektor rill yang stagnasi itu persoalannya di pemerintah, di lapangan yang dinantikan adalah bagaimana komitmen pemerintah dapat implemetasikan, pemerintah itu kurang responsif," kata Pengamat perbankan, Ryan Kiryanto saat dihubungi detikcom di Jakarta, Senin (15/1/2007).Ryan menilai BI telah melakukan kerja keras untuk menggerakkan sektor riil melalui berbagai arah strategi di perbankan, serta telah menurunkan tingkat suku bunga BI menjadi single digit.Dipaparkan Ryan, yang sangat dinantikan oleh pengusaha saat ini adalah implementasi dari komitmen pemerintah atas paket-paket kebijakannya seperti paket kebijakan penanaman modal, kebijakan sektor perpajakan dan fiskal, serta penyelesaian revisi undang-undang ketenagakerjaan."Secara matrik itu molor. Tanpa implementasi paket kebijakan ini, mereka pengusaha mengalami kegamangan," ucap Ryan.Oleh karena itu, sebaiknya pemerintah bersama BI untuk duduk bersama menyatukan visi untuk menciptakan kebijakan yang selaras dan sejalan, agar misi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui peran sektor rill dapat maksimal dilakukan."Pemerintah harus mengikuti, karena ini terlihat kebijakannya parsial, seperti jalan sendiri," ujar Ryan. (hdi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads