Lebih Besar dari 2002
Asuransi Bakal Kebanjiran Klaim
Senin, 05 Feb 2007 12:26 WIB
Jakarta - Pengajuan klaim asuransi akibat banjir bandang di Jabodetabek tahun 2007 diprediksi lebih besar dibanding tahun 2002 karena luasnya wilayah banjir.Industri asuransi pun harus siap-siap mengeluarkan dana besar yang bakal diajukan nasabahnya. Namun hingga hari keempat banjir di Jabodetabek ini, belum ada perusahaan asuransi yand mendapat klaim dari nasabahnya."Estimasi klaim hingga saat ini belum diketahui kemungkinan bisa lebih besar dari tahun 2002 tapi saya lupa angka 2002," kata Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Adrian JK ketika dihubungi detikfinance, Senin (5/1/2007).Adrian memastikan perusahaan asuransi baik properti, kendaraan, maupun pabrik tidak akan kesulitan membayar klaimnya."Ini bukan sesuatu yang baru karena kita pernah mengalaminya. Jadi perusahaan asuransi lebih siap membayar polis risiko banjir," ujarnya.Adrian memaparkan, butuh waktu untuk mengetahui jumlah klaim asuransi yang diajukan pemegang polis. Begitu pula dengan pihak asuransi yang harus mengkalkulasi nilainya."Tahap awal ada pelaporan, kemudian adjustment dan ini semua belum berjalan karena banjir masih berlangsung," tutur Adrian.Adrian memperkirakan klaim paling besar untuk banjir kali ini adalah sektor properti dan otomotif. Tahun 2002 klaim asuransi banjir mencapai ratusan miliar rupiah.
(ir/qom)











































