Asuransi Mulai Dibanjiri Klaim

Asuransi Mulai Dibanjiri Klaim

- detikFinance
Jumat, 16 Feb 2007 14:40 WIB
Jakarta - Pasca banjir besar di Jabodetabek, perusahaan asuransi mulai dibanjiri klaim kerugian. Laporan dan klaim korban banjir saat ini masih dihitung dan diverifikasi.Seperti PT Lippo General Insurance Tbk, telah menerima 229 laporan kerugian akibat banjir. Laporan tersebut terdiri dari 170 laporan kerugian kendaraan bermotor dan sisanya kerugian terhadap bangunan."Perseroan telah melakukan survei ke lapangan atas sebagian besar laporan tersebut," kata Direktur PT Lippo General Insurance Tbk, Hartono Tjahjana dalam pengumumannya ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jumat (16/2/2007).Hartono mengatakan, perseroan telah melakukan antisipasi kerugian akibat bencana alam seperti banjir dengan program reasuransi otomatis. Sehingga estimasi kerugian akibat banjir yang merupakan tanggungan perseroan tidak mengganggu kelancaran operasi perseroan.Sementara PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk sampai saat ini juga telah menerima sebanyak 140 klaim. Terdiri dari 199 klaim mobil, 2 pabrik, 14 rumah tinggal dan 5 bangunan komersil."Nilai kerugian dari data klaim di atas sampai saat ini belum dapat dipastikan karena masih dalam proses pemeriksaan klaim," ujar Sekretaris Perusahaan Asuransi Bina Dana Arta Marianty Santoso.PT Asuransi Dayin Mitra Tbk juga telah memastikan nilai kerugian yang akan ditanggung. Perseroan akan kembali melakukan penghitungan ulang melibatkan loss adjuster untuk menghitung kerugian pasti dari klien.Asuransi Dayin Mitra menyatakan kerugian akibat banjir yang ditanggung perseroan sebesar maksimal Rp 1,625 miliar. (ard/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads