Asuransi Kapok Terima Klaim Banjir

Asuransi Kapok Terima Klaim Banjir

- detikFinance
Sabtu, 17 Feb 2007 12:55 WIB
Jakarta - Banjir sudah menjadi tradisi tahunan di Indonesia. Perusahaan asuransi mengaku akan lebih selektif menerima klaim risiko bencana alam seperti banjir. "Kedepan perseroan akan lebih selektif dan prudent dalam menerima risiko bencana alam," kata Sekretaris Perusahaan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk, Deddy Setiawan dalam laporannya ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Sabtu (17/2/2007).Namun perusahaan asuransi yang tercatat sahamnya di BEJ umumnya menyatakan siap membayar klaim banjir kepada nasabahnya. Perusahaan asuransi mengaku memiliki dana cukup apalagi mereka juga ikut reasuransi.Sementara Kepala Biro Asuransi Bapepam-LK Isa Rahmatawarta memperkirakan, klaim asuransi akibat banjir bandang di Jabodetabek awal Februari lalu bisa melebihi Rp 200 miliar. Klaim paling banyak umumnya sektor properti dan kendaraan bermotor.Menurut Isa, meski tidak mempengaruhi rencana kerja perusahaan, banjir sekarang diyakini akan meningkatkan tarif reasuransi internasional. Namun menurutnya tidak bakalan ada perusahaan yang bangkrutDari 13 perusahaan asuransi yang tercatat sahamnya di BEJ baru 6 emiten yang sudah menyampaikan penjelasan dan dampak kerugian akibat banjir. Data awal potensi kerugian sekitar Rp 50,1 miliar karena perusahaan asuransi masih menghitung valuasi kerugian lainnya. Perusahaan asuransi yang tercatat di BEJ adalah, PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP), PT Asuransi Bina Dana Artha Tbk (ABDA), PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI), PT Asuransi Dayin Mitra Tbk (ASDM), PT Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT).PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG), PT Asuransi Ramayana Tbk (ASRM),PT Lippo E-Net Tbk (LPLI), PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI).PT Panin Insurance Tbk (PNIN), PT Panin Life Tbk (PNLF), dan PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL). (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads