AirAsia Lindungi Penumpang dengan GoInsure

AirAsia Lindungi Penumpang dengan GoInsure

- detikFinance
Kamis, 22 Mar 2007 16:42 WIB
Jakarta - Perusahaan penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC), PT Indonesia AirAsia menggandeng PT Asuransi AIU Indonesia untuk melindungi penumpangnya.Keduanya meluncurkan produk asuransi perjalanan AirAsia GoInsure. AirAsia ingin membuktikan maskapai dengan ongkos murah, tetap memperhatikan keselamatan penumpangnya.Demikian penjelasan Direktur Pemasaran dan Distribusi AirAsia Widijastoro Nugroho, dalam konferensi pers peluncuran asuransi GoInsure, di kantor AIU Indonesia, Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ), Kamis (22/2/2007).Menurut Widijastoro, produk ini sebenarnya sudah ada sejak pertengahan Januari 2007. "Jadi sejak pertengahan Januari 2007 hingga Maret ini sudah terjual 25 ribu premi, sementara jumlah penumpang di saat yang sama sebesar 27.500 penumpang," ujarnya.Dengan GoInsure penumpang mendapatkan perlindungan asuransi meskipun telah berada di luar bandara dan akan memberikan perlindungan yang lebih besar daripada perlindungan asuransi biasa. "Jadi berlaku secara regional di Malaysia, Thailand dan Indonesia, dan untuk yang pulang pergi, penumpang akan mendapatkan perlindungan selama 30 hari setelah dia melakukan perjalanan pulang pergi meskipun dia mendapat kecelakaan di luar bandara," jelas Widijastoro.AirAsia hingga saat ini, menurut Widijastoro, telah dinaiki oleh 3 juta penumpang. Sebanyak 45-50 persen penumpang membeli tiket lewat internet, dan diharapkan di 2007 60 persennya membeli GoInsure, "Jadi kira-kira target 2007 sebanyak 300 ribu orang yang membeli premi kami," ujarnya. Sedangkan di tahun 2007 target penumpang AirAsia adalah 1,2 juta penumpang."Ini adalah salah satu kampanye kita yang menyatakan bahwa AirAsia memang sebuah maskapai dengan ongkos murah, tapi kami sangat memperhatikan keselamatan, karena ongkos murah tersebut bukan didapat dari pemotongan biaya maintanance melainkan dari biaya operasional," ujarnya.Sementara Vice President Director PT Asuransi AIU Indonesia Swandi Kendymengatakan bahwa produk ini dibuat agar dapat lebih melindungi penumpang. "Agar penumpang tenang dan tidak kuatir dengan kecelakaan yang terjadi belakangan ini," ujarnya.Kinerja PT Asuransi AIU Indonesia di tahun 2006 berhasil mendapatkan pendapatan premi sebesar Rp 600 miliar dengan 35 persen berupa bisnis baru. "Tahun 2007 kami targetkan pendapatan sebesar Rp 800 miliar," ujarnya.Tahun 2006 nasabah AIU berimbang antara nasabah ritel dan korporasi. "RBC kita di atas 120 persen saat ini," jelasnya. Swandi juga mengatakan bahwa akibat banjir yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya, perseroan memperoleh 1.400 klaim banjir. "Klaimnya dari rumah, mobil, pabrik dan ruko," ujarnya.Pada kuartal I 2007 ini Swandi mengatakan bahwa dari target Rp 800 miliar, 25 persen sudah terserap. "Jadi kami optimistis target akan tercapai," ujarnya. (dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads