Kena Klaim Banjir Rp 168 Miliar, Kinerja Allianz 2007 Aman

Kena Klaim Banjir Rp 168 Miliar, Kinerja Allianz 2007 Aman

- detikFinance
Rabu, 04 Apr 2007 15:43 WIB
Jakarta - Perusahaan asuransi PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz) mendapat kena klaim hingga Rp 168 miliar sehubungan dengan banjir yang melanda Jakarta awal Februari lalu. Meski klaim tersebut cukup besar, namun diyakini kinerja Allianz pada tahun 2007 tidak akan terpengaruh."Saat ini kami masih dalam posisi yang sangat baik. Diluar dari apa yang telah kita alami selama beberapa bulan pertama di tahun ini. Kami percaya bahwa secara keseluruhan prospek pasar asuransi umum di tahun 2007 masih menjanjikan," ungkap Presdir Allianz Victor Sandjaja dalam siaran persnya yang diterima detikFinance, Rabu (4/4/2007).Victor menjelaskan, terkait banjir Jakarta awal Februari lalu, Allianz telah menerima 1.000 notifikasi klaim dengan estimasi nilai klaim Rp 168 miliar. Allianz menerima 760 laporan klaim untuk kendaraan bermotor dengan total nilai estimasi klaim sebesar Rp 11 milliar. Untuk properti dan konstruksi 382 klaim telah dilaporkan dengan nilai estimasi klaim sebesar Rp 157 milliar yang terdiri dari 229 klaim untuk rumah tinggal sedangkan 153 klaim lainnya adalah klaim untuk korporasi (industri/komersial).Allianz telah menyelesaikan sebagian besar klaim kendaraan bermotor dan rumah tinggal. Secara total lebih dari 550 klaim telah diproses dengan nilai klaim total lebih dari Rp 10,9 milliar"Dan dengan kondisi keuangan perusahan saat ini, kami tetap menargetkan keberhasilan untuk tahun 2007 ini," tegas Victor. Untuk tahun 2007, Allianz Utama menetapkan target Gross Written Premium (GWP) sebesar Rp 670 milliar.Pada tahun 2006, Allianz meraup GWP atau Premi Bruto sebesar Rp 615 milliar, diatas target tahun 2006 sebesar Rp 610 milliar dengan jumlah polis yang diterbitkan lebih dari 86.000 polis. Penyumbang GWP terbesar adalah asuransi property (39%) dan kendaraan bermotor (20%), sedangka sisanya berasal dari asuransi rekayasa (engineering), asuransi pengangkutan (marine cargo) dan asuransi aneka (casualty & liability insurance)."Kami menjaga prinsip pertumbuhan yang menguntungkan; adalah penting bagi Allianz Utama untuk terus berpacu dengan momentum pertumbuhan sekaligus juga menjaga semua aktifitas underwriting dalam tingkat kehati-hatian dalam waktu yang sama," ungkap Victor.Total aset Allianz Utama di tahun 2006 tercatat sebesar Rp 550.7 milliar, naik sebesar 15% dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan untuk laba bersih setelah pajak tercatat sebesar Rp 41.8 milliar dengan RBC rasio sebesar 180%. (qom/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads