1.001 BPR Jadi Mitra Bank Mandiri

1.001 BPR Jadi Mitra Bank Mandiri

- detikFinance
Kamis, 05 Apr 2007 18:08 WIB
Jakarta - Sebanyak 1.001 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) atau hampir 50 persen dari BPR di Indonesia telah menjadi mitra Bank Mandiri. Fasilitas kredit yang dicairkan Bank Mandiri kepada BPR pada tahun 2006 mencapai Rp 967,9 miliar.Jumlah tersebut berarti meningkat 19,3 persen dibandingkan fasilitas kredit yang dikucurkan Bank Mandiri kepada BPR tahun 2005 sebesar Rp 811,2 miliar."Program kinerja ini cukup bagus. Dibuktikan dengan tingkat NPL yang cukup rendah yaitu sebesar 0,21%," jelas Budi Gunadi Sadikin, Direktur Bank Mandiri dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Kamis (5/4/2007).Bank Mandiri berharap kerjasama dengan BPR ini bisa memperlebar penyaluran kreditnya. Sementara BPR maupun usaha mikro dan kecil umumnya bisa menikmati manfaatnya."Kerjasama ini merupakan upaya untuk meningkatkan market share Bank Mandiri dalam penyaluran kredit kepada usaha mikro dan kecil karena lokasi BPR yang mudah terjangkau dan tersebar hampir di setiap daerah di Indonesia," ungkap Budi. Penyaluran kredit ke segmen UMKM juga terus didorong dengan berbagai inisiatif terpadu. Selama 2006 Bank Mandiri telah menyalurkan kredit kepada 5.426 nasabah baru small business. Sedangkan untuk segmen mikro di 2006, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit mikro kepada 18.409 nasabah baru. Saat ini Bank Mandiri telah mengembangkan 200 Unit Mikro Mandiri di seluruh wilayah Indonesia yang potensial. Rencananya akan ada tambahan 100 unit mikro baru di 2007.Bank Mandiri juga berkomitmen untuk mendukung pemulihan sektor riil, dengan terus menyalurkan kredit ke sektor-sektor unggulan seperti CPO dan produk turunannya, minyak dan gas, infrastruktur (jalan tol, bandara, listrik), telekomunikasi, dan consumer goods.Sepanjang 2006 Bank Mandiri telah meningkatkan fungsi intermediasinya dengan menyalurkan kredit baru gross lebih dari Rp. 20 triliun, sehingga Loan to Deposit Ratio (LDR) meningkat drastis dari 51,7% menjadi 57,2%. Total kredit yang disalurkan mencapai Rp.109,4 triliun dengan porsi segmen non korporasi sebesar Rp. 55,8 triliun atau 51,0 persen dari total kredit. (qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads