ADB Siap Terbitkan Obligasi di Indonesia
Selasa, 22 Mei 2007 17:40 WIB
Jakarta - Bank Pembangunan Asia (ADB) dan pemerintah terus mengkaji kemungkinan penerbitan obligasi milik ADB di Indonesia. Diharapkan rencana itu segera teralisasi dalam setahun ini.Hal tersebut disampaikan juru bicara Bank Pembangunan Asia di Indonesia Ayun Sundari ketika dihubungi detikFinance, Selasa (22/5/2007)."Kita dengan pemerintah dari tahun lalu sudah berbicara dan tahun ini sudah ada kemajuan. Kami berharap dalam setahun ini ada," ujarnya.Jika obligasi itu berhasil diterbitkan, maka bisa membantu pemerintah Indonesia dalam mengatasi kesenjangan dana dalam pembiayaan infrastruktur dan proyek lainnya.Sementara itu di kawasan Asia Tenggara lainnya, yakni Filipina, ADB menerbitkan obligasi sebesar 5 miliar peso atau sekitar US$ 106,4 juta (1 US$ = 47 peso). Penerbitan itu merupakan rangkaian dari penerbitan obligasi ADB yang sudah dilakukan di Thailand, Malaysia dan Singapura dalam 12 bulan terakhir."Penerbitan obligasi kali ini menunjukkan komitmen ADB untuk mengembangkan pasar obligasi regional," ujar Bendahara ADB Mikio Kashiwagi dalam pernyataannya seperti dikutip dari situs resmi ADB, Selasa (22/5/2007).Penerbitan obligasi di Filipina merupakan yang kedua kalinya. ADB pertama kali menerbitkan obligasi di Filipina pada Oktober 2005.Penerbitan obligasi ini untuk menambah modal ADB dalam membiayai proyek-proyek non konsesi (atau sesuai dengan bunga pasar).Obligasi ADB ini memiliki bunga tetap 5,23 persen per tahun dan berjangka waktu 5 tahun dan 1 hari.Bertindak sebagai joint lead managers adalah First Metro Investment and Standard Chartered Bank Philippines."Kami merasa yakin dengan pasar modal Filipina, dan kami berterima kasih kepada otoritas Filipina yang membantu transaksi ini," ujarnya.Selain negara di Asia Tenggara, ADB juga sudah menerbitkan obligasi di kawasan Asia lainnya seperti India, dan Cina.
(ddn/qom)











































