Lippo Cari Gandengan Bank Besar
Senin, 11 Jun 2007 12:44 WIB
Jakarta - PT Bank Lippo Tbk menargetkan bisa mengakuisisi sebuah bank skala besar untuk memperluas ekspansi bisnisnya. Hal ini dikatakan oleh Direktur Treasury perseroan Geotfried Tampubolon, di sela-sela seminar Jaring Pengaman Sektor Keuangan di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (11/6/2007)."Pokoknya target Lippo Bank adalah bank yang besar jangan yang kecil, dan kita ingin hal ini (akuisisi) dilakukan secepat mungkin," jelasnya.Geotfried menambahkan bahwa Bank Lippo sangat menginginkan agar dapat mengakuisisi bank yang struktur permodalannya cukup kuat. "Iya pokoknya yang besarlah, yang modalnya jauh di atas Rp 80 miliar, kita fokusnya di bank besar, ya kalau bisa bank yang peringkatnya 20 besar," ungkapnya. Sementara mengenai dana akuisisi, Geotfried mengatakan bahwa pemegang saham mayoritas Bank Lippo yaitu Khazanah sudah menyiapkan dananya. "Kita ingin agar akuisisi bank dapat cepat terlaksana karena sampai saat ini belum ada yang pasti, dan pemegang saham kita sudah menyiapkan dananya," ujarnya. Selain itu, Geotfried juga menjelaskan mengenai pertumbuhan kredit perseroan. Menurutnya, pertumbuhan kredit perseroan di kuartal II ini terlihat cukup bagus. "Untuk kredit kita pertumbuhannya lumayan, kita pernah bilang bahwa LDR kita termasuk yang terendah, karena itu pasti pertumbuhan kredit kita di atas pertumbuhan kredit kita di atas rata-rata yang lainnya. BI-kan pernah mengatakan bahwa pertumbuhan kredit tahun ini sekitar 22 persen di luar BPD, kalau kita di tahun ini target adalah sekitar 40 persenan paling tidak," paparnya. Dia menambahkan bahwa untuk kuartal II ini seharusnya pertumbuhan kredit Bank Lippo mencapai 10 persen. "Tinggal dibagi saja, semestinya tiap kuartal bisa tumbuh 10 persen, kita kelihatannya sedikit di bawah target tapi tidak jauh," tuturnya. "Tapi pokoknya Bank Lippo kan LDR-nya rendah diantara bank-bank besar, nah kita berusaha sebesar mungkin, untuk apa kita tidak menambahkan kredit, tapi semua kan tergantung infrastruktur dan banyak faktor-faktor lainnya, tapi paling tidak pertumbuhan kita 40 persen, jauh di atas rata-rata bank lain," ucapnya. Dia juga menambahkan bahwa perseroan telah mencanangkan untuk menjadi bank yang fokus pada pembiayaan di bidang konsumer dan UKM.
(dnl/ir)











































