Pasar Masih Gugup, Depkeu Hanya Tukar SUN Lama Rp 100 Miliar
Selasa, 12 Jun 2007 17:45 WIB
Jakarta - Departemen Keuangan (Depkeu) kembali menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) melalui penukaran atau debt switch. Dalam lelang kali ini, pemerintah menukar SUN lama senilai Rp 100 miliar. Padahal penawaran yang masuk mencapai Rp 1,915 triliun."Jumlah ini memang cukup kecil, dan total Obligasi Negara yang sudah di debt switch dari Januari 2007 hingga Juni 2007 adalah sekitar Rp 12,8 triliun," ujar Dirjen Pengelolaan Utang Negara Depkeu Rahmat Waluyanto, Selasa (12/6/2007).Menurut Rahmat, Depkeu hanya memenangkan Rp 105 miliar karena memang nilai yang masuk dalam benchmark hanya senilai itu. "Selain itu, market juga belum stabil, masih nervous. Minggu lalu volatilitas cukup besar sebagai dampak di pasar global," ujarnya.Dari peserta lelang SUN yang terdiri dari 18 primary dealers, telah ditawarkan 9 seri Obligasi negara dari 20 Seri Obligasi Negara yang jatuh tempo mulai tanggal 1 Januari 2008 sampai dengan 31 Desember 2012. Obligasi yang ditukarkan adalah FR0010, dengan obligasi penukar FR0043. Rahmat menambahkan, obligasi yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebagai source bond yang dimenangkan adalah seri FR10. "Sementara unit yang ditawarkan 162 ribu dengan yield rata-rata tertimbang 7,96789 persen," ungkapnya.Hingga 8 Juni 2007, jumlah total SUN yang telah diterbitkan oleh pemerintah adalah sebesar Rp 772,089 triliun. "Jika dibandingkan total SUN awal tahun ini, jumlah di Juni meningkat karena pada Januari 2007 total SUN adalah sebesar Rp 748,16 triliun," ujarnya.Per 8 Juni 2007 Rahmat mengatakan bahwa jumlah proporsi antara SUN seri FR dengan VR berubah. "Pada Januari 2007 proporsi antara FR dengan VR adalah 57 persen dengan 43 persen, sementara hingga 8 Juni 2007 proporsinya adalah 61 persen dengan 39 persen," ujarnya.Pada tanggal 19 Juni 2007, pemerintah akan melakukan lelang Obligasi Negara Seri FR0043 (reopening) dan FR0045 (reopening) dengan target indikatif Rp 3 triliun.SUN seri FR0043 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,25 persen dan jatuh tempo pada tanggal 15 Juli 2022 dengan nominal per unit sebesar Rp 1 juta. Sedangkan untuk seri FR0045 mempunyai tingkat bunga tetap sebesar 9,75 persen dan jatuh tempo tanggal 15 Mei 2037 dengan nominal per unit sebesar Rp 1 juta.Pembayaran kupon Obligasi Negara seri FR0043 ini dilakukan tanggal 15 Januari dan 15 Juli setiap tahun. Sedangkan untuk FR0045 pembayaran dilakukan pada tanggal 15 Mei dan 15 November setiap tahun.Lelang dibuka pada 19 Juni 2007 pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB, hasil lelang diumumlan di hari yang sama. Settlement Obligasi negara ini akan dilaksanakan pada 21 Juni 2007.
(dnl/qom)











































