BI Luncurkan Program Baru yang Jauh dari Tugas Pokoknya
Senin, 02 Jul 2007 13:05 WIB
Jakarta - Bertepatan dengan ulang tahunnya ke-54, Bank Indonesia (BI) meluncurkan program-program yang bertujuan untuk menggerakan sektor riil dan meningkatkan intermediasi perbankan yang dinilai mulai agak mengkhawatirkan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah di sela-sela ultah BI ke-54 di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (2/7/2007)."Dengan adanya program ini BI mengharapkan target kredit perbankan di tahun ini bisa direalisasikan, jadi ini merupakan usaha bersama dan kita akan terus me-review," ujarnya.Empat Produk dan layanan yang digulirkan BI itu adalah Data dan Informasi Bisnis Indonesia (DIBI), Tim Fasilitasi Percepatan Pemberdayaan Ekonomi Daerah (TFPPED), Pilot Project Cluster UMKM, peluncuran logo industri perbankan syariah dan gerai info BI.Burhanuddin mengakui, jika dilihat dari bungkusnya, program itu seperti jauh dari tugas pokok BI yakni sebagai penjaga gawang stabilitas makro ekonomi, sistem perbankan, dan stabilitas sistem pembayaran di Indonesia."Namun jika kami renungkan lebih dalam lagi, ini sangat dekat dengan pencapaian tugas pokok kami, terutama jika kita semua mafhum bahwa apa yang terjadi di sektor moneter dan perbankan hanyalah merupakan dampak turunan dari berbagai permasalahan struktural yang kita alami di berbagai lini pembangunan ekonomi bangsa," ujarnya.
(ddn/qom)











































