Semester I-2007
Laba Bersih NISP Naik 35%
Senin, 30 Jul 2007 18:12 WIB
Jakarta - PT Bank NISP Tbk mencatat laba bersih sebesar Rp 140,6 miliar atau naik 35 persen dari Rp 104 miliar tahun lalu. Kenaikan laba bersih tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih maupun fee based income. Pendapatan bunga bersih naik 35 persen dari Rp 411,4 miliar menjadi Rp 554,1 miliar karena meningkatnya penyaluran kredit bagi masyarakat."Pencapaian kinerja semester ini sangat menggembirakan kami mengingat saat ini Bank NISP sebenarnya sangat banyak mengeluarkan biaya untuk melakukan investasi melalui ekspansi penambahan jaringan kantor, ATM, personil, IT serta melakukan inovasi produk dan jasa guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi nasabah," kata Presiden Direktur Bank NISP Pramukti Surjaudaja dalam siaran pers, Senin (30/7/2007). Kredit yang disalurkan Bank NISP senilai Rp 17,7 triliun atau naik 38 persen dari Rp 12,8 triliun pada semester pertama tahun lalu. Kredit tersebut disalurkan untuk modal kerja 45 persen, investasi 29 persen dan konsumer 26 persen. Sedangkan berdasarkan sektor usahanya, kredit tersebut disalurkan masing-masing ke sektor perindustrian 27,2 persen, perdagangan 21,2 persen, jasa 20,1 persen, konsumer 26 persen.Laba bersih Bank NISP juga ditunjang oleh fee based income yang semester ini mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 143 persen dari Rp 75,3 miliar menjadi Rp 182,9 miliar. Kenaikan fee based income ini terutama berasal dari peningkatan transaksi surat berharga, forex gain, aktivitas investment banking, wealth management dan insurance serta trade finance.Dana pihak ketiga (DPK) naik sebesar 16 persen menjadi Rp 18,9 triliun dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 16,2 triliun. Komposisi dana pihak ketiga tersebut masing-masing giro 16,1 persen, tabungan 23,5 persen dan deposito 60,4 persen.Rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) netto menjadi 2,17 persen, turun dari 3,08 persen per Juni tahun lalu. Rasio kecukupan modal (CAR) 18,88 persen dan rasio pinjaman terhadap kredit (LDR) sebesar 93,83 persen.
(ir/ir)











































