Bank Commonwealth Kejar 10% Target Reksa Dana

Bank Commonwealth Kejar 10% Target Reksa Dana

- detikFinance
Jumat, 10 Agu 2007 19:23 WIB
Surabaya - Bank Commonwealth makin serius mengelola reksa dana. Bank asal Australia ini menargetkan pengelolaan reksa dana hingga 10 persen dari total aset di industri reksa dana.Saat ini bank yang saja mengakuisisi PT Bank Arta Niaga Kencana Tbk (Bank ANK) tengah mengelola sekitar 9 persen dari total aset di industri reksadana."9 persen itu adalah peningkatan hampir tiga kali lipat dibanding pertiode Januari 2006 sebesar 3,69 persen," ujar Head of Wealth Management PT Bank Commonwealth, Budiyanto Winata, dalam press workshop, di Hyatt Regency Surabaya, Jumat (10/8/2007).Ditambahkan Budi, pertumbuhan pada akhir tahun 2006 memang cukup baik. Itu terbukti dengan market share yang hanya 5 persen di akhir tahun, bisa berkembang menjadi 9 persen saat ini. Budi optimistis, dengan tren industri yang makin berkembang, target 10 persen itu bakal terealisasi.Untuk mewujudkan target tersebut, edukasi tentang pentingnya berinvestasi dalam reksa dana mutlak diperlukan. Saat ini, kata Budi, orang Indonesia cenderung suka menabung dengan sedikit yang hanya melirik investasi.Orang Indonesia cenderung bermain aman dengan menabung karena investasi memang mengandung risiko dengan kerugian yang banyak. Jika salah memilih investasi akan merugi namun jika benar memilih investasi akan memetik untung.Bank Commonwealth pun menggelar gerakan Smarter Today, Better Tomorrow yang merupakan salah satu program edukasi. Tujuannya untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman publik seputar perencanaan keuangan dan pengelolaan kekayaan (wealth management) yang dilakukan Bank Commonwealth. Program ini diharapkan bisa membuka cakrawala masyarakat tentang pentingnya berinvestasi di luar menabung.Dan untuk menyediakan produk-produk investasi pilihan (reksa dana danbancassurance), Bank Commonwealth telah menggandeng manajer investasi danperusahaan asuransi di Indonesia.Manajer Investasi itu diantaranya PT Schroder Investment Management Indonesia, PT Fortis Investment, PT Firs State Investment Indonesia, PT Manulife Aset Manajemen indonesia, PT Danareksa Investment ManagementDan untuk perusahaan asuransi yang digandeng adalah PT AIG Life, PT Astra CMG Life dan PT Panin Life. (iwd/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads