BI Tidak Batasi Intervensi Ke Pasar Uang
Kamis, 16 Agu 2007 13:21 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) tidak membatasi intervensinya untuk menahan volatilitas rupiah di pasar. Intervensi masih akan dilakukan mengikuti perkembangan pasar."Kita berada di pasar, kita terus melakukan usaha smooth out terus meratakan volatilitas tersebut. Kita melakukan intervensi, kita berada di sana sampai batas waktu yang nanti kita lihat perkembangannya ke arah mana," kata Burhanudin.Dikatakannya juga BI masih menoleransi nilai tukar rupiah yang kini hampir mendekati level Rp 9.500 per dolar AS."Itu adalah angka-angka yang kita katakan bahwa kelihatannya antara perekonomian kita, tarikan antara eksportir dan eksportir itu range-nya Rp 8.500 - Rp 9.500 jadi pada level itu saya rasa masih oke," tambahnya.Meskipun demikian BI tetap akan memantau agar depresiasi rupiah tidak terlalu dalam supaya tidak mengganggu inflasi."Karena ini mengganggu stabilitas, mempengaruhi tingkat inflasi dan kemudian nanti akan memaksa otoritas moneter melakukan hal-hal yang tidak perlu dan ini yang sangat kita jaga," tandas Burhanudin.Sampai saat ini BI melihat target inflasi 6 persen plus minus 1 persen masih dapat tercapai.
(ard/ir)











































