Kerja Sama Swap Agreement Diperluas

Kerja Sama Swap Agreement Diperluas

- detikFinance
Senin, 10 Sep 2007 10:54 WIB
Jakarta - Guna memperkuat ekonomi ketika terjadi krisis keuangan, kerja sama multilateral swap agreement (MSA) akan diperluas. Setelah negara ASEAN bekerja sama dengan Jepang, Korea Selatan, dan China. Kerja sama itu kini bertambah dengan negara Australia, Selandia Baru dan India.Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani usai East Asia Summit (EAS) bertemakan Regional Financial Cooperation and Integration Workshop di Gedung Bank Indonesia (BI), Jalan MH Thamrin, Jakarta (10/9/2007).Seperti diketahui MSA ini menyediakan dana talangan bagi negara-negara yang terkena krisis ekonomi.Menurut Menkeu, modal perbankan bisa dikerjasamakan dalam konteks East Asia Summit ini dalam rangka mensupport seluruh aktivitas ekonomi.Hal ini merupakan tindak lanjut dari ASEAN Finance Minister Meeting atau Central Bank Minister Meeting dan pertemuan ASEAN+3 beberapa waktu lalu."Kerja sama untuk adanya swap kalau misalnya terjadi adanya financial crisis kita sudah bicara tentang bentuk multilaterisasi dari berbagai kerja sama," tuturnya. Dalam kerjasama ini, Menkeu mengatakan bahwa akan dibentuk model pengumpulan pendanaan seperti IMF untuk menanggulangi jika ada krisis ekonomi yang terjadi pada negara-negara yang tergabung di dalamnya. "Kalau di IMF seperti anda ketahui kalau dana dikumpulkan dalam bentuk urunan atau masing-masing kontribusi dari 184 negara, Nah bagaimana cara menariknya dan menggunakannya, bagaimana cara kontribusi dan bagaimana setiap negara diawasi, kalau dalam ASEAN+3 ada kesepakatan seperti itu dan nampaknya akan dirintis seperti itu," ujarnya.Namun menurut Menkeu, di dalam pertemuan ini bentuk kerjasamanya masih akan dikaji lagi. "Masih akan dilihat plus minusnya mengenai apakah ini bentuk multilateralisasi yang sifatnya efektif, memang betul-betul sesuai dengan kebutuhan anggotanya dan tidak menambah beban bagi negara-negara tersebut yang menjadi participant," katanya. (dnl/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads