Bank digital saat ini menjadi salah satu pilihan untuk masyarakat yang ingin menabung hingga bertransaksi keuangan. Slah satu bank digital yaitu Bank Aladin Syariah berupaya untuk berkolaborasi strategis untuk menghadirkan layanan keuangan syariah digital yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Koko Rachmadi mengungkapkan melalui pendekatan ekosistem.
"Kami ingin memastikan bahwa Bank Aladin Syariah tidak hanya menjadi penyedia layanan perbankan digital, tetapi juga menjadi bagian dari solusi finansial yang terintegrasi dengan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat," kata Koko dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
Hingga November 2025, perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp 14 triliun meningkat 61,87% dari tahun 2024, dengan jumlah nasabah aktif tumbuh lebih dari 32% secara year-on-year.
Pertumbuhan ini mencerminkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah digital serta efektivitas strategi pengembangan ekosistem yang dijalankan oleh Bank Aladin Syariah.
Dia menjelaskan penguatan ekosistem menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam memperluas akses layanan keuangan syariah yang relevan dengan aktivitas sehari-hari masyarakat. "Sebagai bank syariah digital, kami melihat bahwa kolaborasi dalam ekosistem menjadi kunci untuk meningkatkan inklusi keuangan. Melalui berbagai inisiatif, kami ingin menghadirkan layanan yang tidak hanya memudahkan proses transaksi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mitra dalam ekosistem," ujarnya.
"Kami percaya bahwa pertumbuhan industri keuangan syariah akan semakin kuat apabila didukung oleh kolaborasi berbagai pihak, khususnya dengan ekosistem ritel yang memiliki jangkauan dan akses luas kepada masyarakat," tambah Koko.
Literasi Keuangan Bank Aladin Syariah, lanjut Koko, juga memandang serius persoalan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Komitmen perusahaan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah diwujudkan melalui penyelenggaraan kelas edukasi finansial bagi karyawan Lawson yang merupakan bagian dari usaha Alfa Group, pada Kamis, 5 Maret 2026 lalu.
Dengan mengambil momentum Lebaran, kelas finansial itu mengangkat tema "Pengelolaan Keuangan dan Strategi Mengatur Tunjangan Hari Raya (THR)" agar dapat dimanfaatkan secara lebih bijak dan terencana. Kelas edukasi ini menghadirkan Financial Planner Ayu Sara Herlia, yang juga dikenal sebagai @MamaBer.UANG pada platform Instagram.
Ia membagikan berbagai wawasan serta tips praktis dalam mengelola keuangan secara sehat dan berkelanjutan. Terus Berkolaborasi Melihat besarnya potensi pasar keuangan syariah di Indonesia, Bank Aladin Syariah akan terus memperkuat kolaborasi strategis untuk menghadirkan solusi finansial yang semakin relevan bagi masyarakat. Koko menegaskan bahwa perusahaan akan terus mengembangkan pendekatan berbasis ekosistem sebagai strategi pertumbuhan jangka panjang.
"Ke depan, kami akan terus memperluas kolaborasi strategis untuk menghadirkan layanan keuangan syariah digital yang semakin inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pada bulan Ramadan 1447H kali ini, terang Koko, Bank Aladin Syariah menghadirkan berbagai program yang menyasar masyarakat serta komunitas dalam ekosistem Alfa Group.
Salah satunya melalui program Warteg Gratis yang menyalurkan 60.000 paket makanan berbuka puasa di 34 provinsi di Indonesia. Selain itu, Bank Aladin Syariah juga memberikan dukungan pendidikan bagi putra-putri karyawan Alfa Group yang berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan perhatian perusahaan kepada dunia pendidikan.
Umrah Ala Pensiun Memasuki awal tahun 2026, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat bagi nasabah, Bank Aladin Syariah telah memberangkatkan nasabah pengguna produk Ala Pensiun untuk menunaikan ibadah umrah.
(kil/kil)