Gandeng Askrindo, BRI Tambah Porsi Kredit UMKM
Kamis, 11 Okt 2007 16:19 WIB
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menargetkan penambahan kredit UMKM baru sampai akhir tahun Rp 500 miliar, dengan ditandatanganinya penjaminan kredit UMKM antara BRI dan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo).Dengan penjaminan ini BRI akan lebih leluasa menyalurkan kredit ke UMKM yang sudah feasible namun belum bankable."Dengan ditandatanganinya perjanjian ini UMKM kecil yang belum bankable tapi feasible bisa memperoleh akses ke perbankan," kata Dirut BRI Sofyan Basir.Hal itu diungkapkan Sofyan, disela-sela penandatanganan perjanjian penjaminan kredit UMKM dengan Askrindo di Gedung BRI, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (11/10/2007).Kriteria UMKM yang feasible untuk diberikan menurut Sofyan adalah sudah memiliki laba dan memiliki prospek bagus. Sementara jaminan aset akan digantikan dengan jaminan dari Askrindo dan BRI."Kalau sudah diberikan jaminan Askrindo maka sudah bankable," ujarnyaKredit UMKM dengan penjaminan Askrindo ini, akan diutamakan kepada UMKM binaan departemen pertanian, departemen kelautan dan perikanan, departemen perindustrian serta Kementerian Negara Koperasi dan UKM.Penjaminan Askrindo itu akan diberikan secara otomatis bagi kredit UMKM di BRI dengan pinjaman maksimal Rp 500 juta dan bunga 16 persen. Askrindo akan menjamin 70 persen nilai pinjaman dan sisanya dijamin BRI. Premi sebesar 1,5 persen akan dibayar pemerintah.Tahun ini BRI menargetkan kredit baru sebesar Rp 18 triliun, 80 persennya merupakan kredit untuk UKM.Sementara Dirut Askrindo Chaerul Bahri mengatakan, dengan suntikan modal pemerintah sebesar Rp 850 miliar, pihaknya bisa menjamin sampai 10 atau 20 kali lipat dengan nilai Rp 8,5 -17 triliun.Penandatangan penjaminan kredit ini merupakan realisasi pertama dari MoU 9 Oktober lalu antara pemerintah, pihak penjamin kredit dan perbankan.
(ard/ir)











































