Kredit Ratusan Triliun Mengalir ke MBG hingga Kopdes Merah Putih

Kredit Ratusan Triliun Mengalir ke MBG hingga Kopdes Merah Putih

Andi Hidayat - detikFinance
Kamis, 02 Apr 2026 06:30 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi/Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit ratusan triliun disalurkan lembaga jasa keuangan untuk tiga program strategis Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut mencakup Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan pembangunan 3 juta rumah.

Hingga Januari 2026, OJK mencatat realisasi kredit untuk program MBG mencapai Rp 1,21 triliun ke 1.373 SPPG. Realisasi ini menjadi komitmen OJK dalam mendorong program pemerintah melalui lembaga jasa keuangan.

"Kami telah mendorong berbagai program strategis Seperti makan bergizi gratis dengan realisasi pembiayaan mencapai Rp 1,21 triliun," ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam rapat bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wanita yang akrab disapa Kiki itu juga menyebut, dukungan terhadap program MBG juga dilakukan melalui skema securities crowdfunding yang melibatkan tiga penerbit dan 266 pemodal. Selain itu, OJK juga memberikan insentif khusus bagi lembaga jasa keuangan agar dapat memperluas akses pendanaan.

ADVERTISEMENT

Kemudian untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, terang Kiki, OJK mencatat realisasi kredit mencapai Rp 174 triliun. Kredit ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi desa.

"Penguatan ekonomi desa juga dilakukan melalui pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang juga kami lihat sudah mencapai angka Rp 174 triliun," jelasnya.

Sedangkan untuk program pembangunan 3 juta rumah, OJK mencatat realisasi kredit sebesar Rp 1,44 triliun. Dana tersebut digunakan untuk membiayai pembangunan 11.468 unit rumah.

"Dukungan terhadap program 3 juta rumah dengan realisasi Rp 1,44 triliun untuk 11.468 unit, untuk memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah," pungkasnya.

(ahi/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads