×
Ad

Cicilan KPR-Mobil di AS Naik Imbas Perang Lawan Iran

Retno Ayuningrum - detikFinance
Jumat, 10 Apr 2026 09:30 WIB
Ilustrasi/Foto: Ezequiel Demaestri via Freepik
Jakarta -

Perang antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran yang melibatkan Israel tidak hanya mengguncang geopolitik global, tapi juga isi kantong warga AS. Gejolak di Indeks Saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street memicu kenaikan biaya hidup harian, mulai dari bunga KPR (hipotek), cicilan mobil, hingga tagihan kartu kredit.

Berdasarkan data Freddie Mac, suku bunga KPR tetap tenor 30 tahun sempat melonjak selama lima minggu berturut-turut sejak perang dimulai. Pekan ini, angkanya dipatok di level 6,37%.

Padahal sebelum serangan gabungan AS-Israel ke Iran pecah pada akhir Februari, bunga pinjaman masih di angka 5,98%. Angka ini turun di bawah 6% untuk pertama kalinya selama lebih dari tiga tahun.

Kenaikan ini terjadi karena investor khawatir ancaman inflasi akibat lonjakan harga minyak dunia serta potensi peningkatan pengeluaran pemerintah untuk membiayai perang. Suku bunga KPR di AS biasanya mengikuti imbal hasil (yield) surat utang pemerintah (US Treasury) tenor 10 tahun.

"Investor sekarang mulai menyadari kemungkinan perang berkepanjangan dengan Iran dan dampaknya terhadap ekonomi," ujar Kepala Ekonom di LPL Financial Jeffrey Roach dikutip dari CNN, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, semakin lama pasokan minyak global terganggu, maka tekanan inflasi akan semakin kuat. Hal ini memaksa bank sentral AS, The Fed, untuk menahan suku bunga tinggi lebih lama lagi.




(rea/ara)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork