Perbankan saat ini terus menggeber layanan yang komprehensif. Salah satu caranya adalah dengan mengintegrasikan layanan dengan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi guna mencetak talenta unggul bangsa.
Seperti yang dilakukan PT Bank Mandiri Taspen resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).
Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk nyata sinergi antara sektor perbankan dan dunia pendidikan tinggi sebagai pusat inovasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penandatanganan ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen kami untuk mendukung operasional UGM agar lebih efisien melalui solusi perbankan terintegrasi. Di sisi lain, kami juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi praktis di industri keuangan," ujar dia dalam siaran pers, ditulis Minggu (12/4/2026).
Bank Mantap melakukan optimalisasi layanan dengan penyediaan solusi pengelolaan likuiditas, penempatan dana operasional, serta penguatan infrastruktur pendidikan melalui instrumen giro dan deposito (SMARD).
Kemudian menyediakan fasilitas pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) melalui sistem virtual account. Selain itu, terdapat program edukasi persiapan masa purna bakti (pra-pensiun) bagi dosen dan tenaga kependidikan.
Kerja sama ini juga memberi kesempatan magang bagi mahasiswa UGM di jaringan kantor Bank Mandiri Taspen untuk memperoleh pengalaman langsung di industri perbankan.
Selanjutnya menyediakan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi serta dukungan terhadap berbagai inisiatif fundraising universitas.
Lalu ada juga pembukaan peluang kolaborasi inovatif lainnya di masa depan yang akan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis.
"Melalui kolaborasi ini, kedua pihak berharap dapat menciptakan ekosistem yang saling mendukung antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan global," ujar Panji.
Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. Ova Emilia, menyambut baik sinergi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem keuangan di lingkungan kampus.
Menurutnya, kerja sama yang telah terjalin selama kurang lebih 10 tahun ini terbukti memberikan manfaat nyata dan kini diperpanjang karena dinilai semakin strategis ke depannya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah berjalan dengan baik selama ini.
Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional di lingkungan UGM, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung visi Indonesia Emas melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompetitif di tingkat global.
Selain itu, kerja sama ini dinilai memiliki keunikan karena mampu memberikan dukungan bagi para pensiunan pegawai UGM. Berbagai program turut dikembangkan, mulai dari peluang magang hingga program khusus bagi purna karyawan.
UGM juga telah menjalankan sejumlah inisiatif untuk para pensiunan, seperti program kesehatan Poswindu yang selama ini aktif berjalan, serta penyediaan "Rumah Senior" sebagai ruang aktivitas agar para purna karyawan tetap produktif dan berdaya.
"Kami berharap langkah yang dimulai pada hari yang baik ini dapat terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Panji.
Menutup sambutannya, pihak UGM menegaskan harapan agar kolaborasi ini dapat terus diperkuat di masa mendatang dengan berbagai program inovatif yang berdampak luas.
(kil/kil)










































