Tantangan Perbankan Nasional di 2008

Tantangan Perbankan Nasional di 2008

- detikFinance
Kamis, 25 Okt 2007 15:49 WIB
Jakarta - Sejumlah tantangan masih akan mewarnai perjalanan perbankan Indonesia di tahun 2008. Mulai dari masalah hair cut hingga perlunya membuat standar kompetensi nasional produk perbankan.Untuk tahun 2008, yang perlu dibuat antara lain standar kompetisi nasional Indonesia untuk treasury dan wealth management.Hal tersebut disampaikan Dirut PT Bank Mandiri yang juga Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Agus Martowardojo dalam acara halal bihalal IBI, Perbanas bersama Menko Perekonomian di Hotel Intercontinental Mid-Plaza, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (24/10/2007).Menurutnya tantangan perbankan Indonesia tahun 2008 juga bakal makin kompetitif karena cukup banyak bank-bank yang sahamnya dipegang oleh investor asing."Akibatnya tercipta iklim kompetisi yang lebih positif. Misalnya munculnya kompetisi teknologi, produk dan sistem yang lebih baik," kata Agus.Namun di satu sisi hal ini bisa berdampak negatif bagi bank-bank nasional yang tidak mampu bersaing.Masalah lain yang juga membayangi perbankan Indonesia terutama bank-bank pelat merah adalah kewenangan untuk melakukan hair cut."Kewenangan hair cut juga masih menjadi tantangan karena tidak sama dengan bank asing atau swasta," ujar Agus.Seperti diketahui bank pemerintah tidak bisa bebas melakukan hair cut seperti bank swasta. Padahal ada kredit yang seharusnya bisa untuk dilakukan hair cut karena membebani perusahaan dan menjadi pemicu kredit macet. (ir/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads