CANTVR-YUDIA Disetop, Tawarkan Cuan dari Saham hingga Nonton Drama China

CANTVR-YUDIA Disetop, Tawarkan Cuan dari Saham hingga Nonton Drama China

Andi Hidayat - detikFinance
Kamis, 21 Mei 2026 16:26 WIB
Close-up on a woman working at home and looking at the stock market behavior on her cell phone and the laptop - business concepts
Ilustrasi/Foto: Getty Images/Hispanolistic
Jakarta -

Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan dua kegiatan usaha yang diduga melakukan penipuan mencakup penyalahgunaan nama perusahaan asing berizin dan modus penawaran kerja. Sebanyak dua kegiatan usaha tersebut adalah CANTVR dan YUDIA.

Untuk kasus pertama, menyangkut dua nama perusahaan yakni CANTVR dan Monexplora (MEX). Kedua perusahaan ini diduga merupakan entitas yang saling berkaitan karena penawaran investasi melalui platform CANTVR diperoleh dari MEX.

"Sehubungan dengan temuan tersebut, Satgas PASTI menghentikan kegiatan CANTVR dan YUDIA serta akan melakukan pemblokiran akses terhadap aplikasi dan/atau tautan (URL) terkait. Satgas PASTI juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk proses penindakan lebih lanjut," tulis Satgas PASTI dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CANTVR melakukan impersonasi terhadap perusahaan berizin di Amerika Serikat (AS) dan Singapura, yakni Cantor Fitzgerald. Kemudian berdasarkan hasil klarifikasi dan verifikasi, CANTVR diketahui melakukan kegiatan usaha di luar izin yang diterbitkan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Kemudian aplikasi yang digunakan CANTVR juga tidak tercatat sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Sedangkan MEX tidak memiliki badan hukum di Indonesia dan aplikasi yang digunakan juga tidak tercatat sebagai PSE.

ADVERTISEMENT

Penipuan Investasi

CANTVR terindikasi menjalankan skema penipuan berkedok investasi saham melalui aplikasi. Modus yang digunakan yakni meminta anggota menyetor dana untuk investasi saham dengan janji benefit dan keuntungan lebih besar sesuai level keanggotaan.

Selain itu, CANTVR juga memberikan alokasi pembelian saham IPO fiktif secara acak kepada anggota, yang kemudian diwajibkan membayar saham IPO palsu tersebut.

Nonton Drama China

Kasus kedua, modus investasi dengan skema penyetoran dana deposit, pengerjaan tugas harian berupa menonton film drama China, pembelian hak cipta film drama China, dan perekrutan anggota baru untuk pendapat harian dan bonus tambahan yang diduga dilakukan oleh YUDIA.

Berdasarkan hasil klarifikasi dan verifikasi, YUDIA diketahui melakukan kegiatan usaha tanpa mengajukan perizinan lanjutan kepada Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Kemudian aplikasi yang digunakan juga tidak tercatat sebagai PSE.

Lihat juga Video: 10 Aktor Drama China yang Mencuri Perhatian

Halaman 2 dari 2
(ahi/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads