Pencairan KUR Tembus Rp 112 T, Airlangga Ungkap Omzet UMKM Naik 34%

Pencairan KUR Tembus Rp 112 T, Airlangga Ungkap Omzet UMKM Naik 34%

Ilyas Fadilah - detikFinance
Senin, 25 Mei 2026 14:25 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Perdagangan Chili Claudia Sanhueza, di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri (Ministerial Council Meeting/MCM) OECD 2025 di Paris, Selasa (3/6
Foto: Kemenko Perekonomian
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 30 April 2026 telah mencapai Rp 112,49 triliun atau sekitar 34,41% dari target. Penyaluran KUR dinilai menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah dan mendukung pertumbuhan UMKM.

Airlangga mengatakan, pemerintah menyiapkan plafon KUR sebesar Rp 300 triliun pada 2026. Berdasarkan hasil monitoring pemerintah, UMKM yang memperoleh KUR mengalami kenaikan omzet hingga 34%.

"Kemudian yang terkait dengan UMKM tentu ini sangat menunjang daerah. Ini mendukung UMKM, omzetnya naik 34% setelah memperoleh kredit usaha rakyat.Kita siapkan kredit usaha rakyat sekitar Rp 300 triliun," kata Airlangga dalam acara Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED) Tahun 2026, Jakarta, Senin (25/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan wilayah, penyaluran KUR terbesar masih terkonsentrasi di Pulau Jawa dengan nilai mencapai Rp 48,81 triliun atau sekitar 50,74% dari total penyaluran nasional. Disusul Sumatera sebesar Rp 23,83 triliun dan Sulawesi Rp 9,53 triliun.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, secara provinsi penyaluran terbesar berasal dari Jawa Tengah sebesar Rp 17,13 triliun, Jawa Timur Rp 15,58 triliun, dan Jawa Barat Rp 10,45 triliun.

Selain mendorong omzet UMKM, penyaluran KUR juga disebut berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Airlangga menyebut PAD daerah mampu tumbuh sekitar 18-27%.

Dia menjelaskan dari total realisasi KUR tersebut, sekitar Rp 96 triliun disalurkan kepada 1,54 juta debitur. KUR juga disalurkan ke berbagai program, salah satunya alat dan mesin pertanian (alsintan) sekitar Rp 50 miliar.

"Kemudian alsintan sekitar Rp 50 miliar.Nah penyaluran KUR harus digenjot dan tentunya ini diharapkan bisa mendorong perekonomian di daerah," tutup Airlangga.

(ily/hal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator
KREDIT USAHA

Simulasikan kebutuhan modal bisnis impian Anda dengan kalkulator kredit usaha detikFinance
Info Lanjut
Jumlah Pinjaman
Jangka Waktu
Suku Bunga
Hide Ads