Bank Saudara Masuk Bisnis Jasa Kustodian

Bank Saudara Masuk Bisnis Jasa Kustodian

- detikFinance
Jumat, 09 Nov 2007 15:55 WIB
Jakarta - PT Bank Saudara Tbk memasuki bisnis baru layanan jasa bank kustodian yang telah dioperasikan sejak 1 Oktober 2007. Demikian disampaikan Dirut Bank Saudara, Farid Rahman, pada peluncuran produk baru tersebut di gedung Medco, Jl Ampera, Jakarta, Jumat (9/11/2007).Dengan layanan jasa tersebut, Bank Saudara dapat meningkatkantransaksional intermediasi pada nasabah pada umumnya, dan perusahaan yang tergabung dalam Medco Group pada khususnya."Selain itu, target peningkatan fee based income kita akan mencapai Rp 2-3 miliar per tahunnya. Tarif layanan ini antara 0,03-0,08%," kata Farid.Investasi untuk layanan baru ini menghabiskan dana hanya sekitar Rp 700 juta. "Ditambah biaya-biaya lainnya, mungkin sekitar Rp 1 miliaran," jelas Farid.Saat ini konsumen layanan bank kustodian baru sekitar 20-an perusahaan. Yakni semua anggota group Medco 15 perusahaan sudah masuk ditambah 5 Dana Pensiun."Sekarang sudah mulai masuk ke perusahaan-perusahaan sekuritas. Target kita memasuki semua lembaga instrumen pasar modal," kata salah satu petinggi Bank Saudara, Sadhana Priatmadja.Jasa layanan yang ditawarkan meliputi jasa penyimpanan surat berharga, transaksi, pengurusan corporate action, pengelolaan portofolio reksa dana, dan selling agent."Bank Saudara memberi jaminan pembuatan laporan yang akurat dan tepat waktu. Karena kita punya sistem pencataan dengan IT Support yang teruji, ditambah ada internal kontrol yang menjamin keamanan nasabah." kata Farid.Bank DevisaBank Saudara juga menargetkan akan menjadi bank devisa akhir tahun ini. "Kita sedang menunggu keputusan dari BI untuk menjadi bank devisa. Jika tidak bisa akhir tahun ini, paling tidak awal 2008 kita sudah menjadi bank devisa," kata Sadhana.Tujuan pengajuan status menjadi bank devisa, agar dapat bergerak sejalan dengan ruang gerak Medco Group yang banyak terkait dengan valas dan devisa."Prioritas utama bank Saudara adalah mendukung bidang transaksional Medco Group. Dengan menjadi bank devisa, kita bisa berjalan bersama dengan Medco," kata Sadhana.Dengan perubahan status ini, Bank Saudara Tbk menargetkan bisa menambah fee based income, pinjaman dan forex sekitar Rp 3 miliar pada tahun pertama.Saat ini modal Bank Saudara adalah Rp 157 miliar, sehingga sudah memenuhi standar untuk menjadi bank devisa. Sementara indikasi aset per triwulan III-2007 mencapai Rp 1,4 triliun, ROE 20% dan ROA 3,5%."Kita juga akan masuk pada sektor UKM ekspor nantinya," imbuh Sadhana.SyariahSementara untuk pengembangan sektor syariah, Bank Saudara juga berencana merambah industri perbankan syariah pada 2008."Membuka unit usaha syariah termasuk dalam rencana bisnis kita di 2008. Potensi syariah cukup besar, sehingga kita juga akan masuk kesana. Paling tidak pada semester dua 2008 kita sudah punya unit syariah," kata Farid. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads