Jumlah Bank Umum RI Merosot Tajam, Tersisa 105 dari 240!

Jumlah Bank Umum RI Merosot Tajam, Tersisa 105 dari 240!

Andi Hidayat - detikFinance
Selasa, 02 Jun 2026 16:46 WIB
Ilustrasi bank
Ilustrasi/Foto: Freepik/macrovector
Jakarta -

Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) mengungkap jumlah perbankan nasional mengalami penurunan drastis sejak krisis tahun 1998. Setidaknya ada sebanyak 135 bank yang terkonsolidasi sejak 1998 hingga saat ini.

Wakil Ketua Perbanas, Nixon LP Napitupulu, mengatakan jumlah perbankan umum pada tahun 1994-1995 sebanyak 240. Kemudian turun drastis hingga 2026 menjadi 105 bank umum.

"Konsolidasi itu sudah terjadi, kalau kita tarik dari tahun 94-95, kurang lebih 30 tahun lalu, ke sekarang, itu bank yang sudah terkonsolidasi cukup banyak. Hari dari 240 ke 105," ungkap Nixon dalam RDPU P2SK bersama Komisi XI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nixon mengatakan, konsolidasi ini dianggap sebagai mekanisme pasar biasa. Kemudian puncak konsolidasi perbankan umum ini terjadi signifikan imbas krisis ekonomi 1998.

ADVERTISEMENT

"Jadi, terutama sejak krisis 98 yang paling banyak menyebabkan konsolidasi perbankan," jelasnya.

Nixon menambahkan, saat ini masih ada konsolidasi yang belum sepenuhnya selesai. Hingga saat ini terdapat 57 bank kategori KBMI 1 bermodal inti Rp 3-5 triliun.

"Industri ini juga terkonsentrasi pada dasarnya asetnya di 12 sampai 20 bank terbesar yang paling banyak menyerap aset perbankan nasional," pungkasnya.

Simak juga Video 'BI Rate Kini 5,25%, Purbaya: Mestinya Bunga Cicilan Gak Terlalu Naik':

(ahi/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads