Siap-siap! QRIS Bakal Bisa Dipakai di Hong Kong, Arab Saudi, Timor Leste, dan India

Siap-siap! QRIS Bakal Bisa Dipakai di Hong Kong, Arab Saudi, Timor Leste, dan India

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Sabtu, 05 Sep 2026 17:45 WIB
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta/Foto: Dok. CNBC Indonesia
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) terus memperluas jangkauan sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ke berbagai negara. Terbaru, BI tengah menjajaki kerja sama pemanfaatan QRIS antarnegara dengan Hong Kong, Timor Leste, India, hingga Arab Saudi.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan QRIS telah berkembang pesat sejak diluncurkan sekitar tujuh tahun lalu. Menurutnya, sistem pembayaran berbasis kode QR tersebut menjadi salah satu inovasi yang berperan penting menjaga aktivitas transaksi masyarakat khususnya saat pandemi Covid-19.

"Nah, kita lihat bahwa transaksi QRIS ini udah usianya udah 7 tahun ya. Kita lihat di sini bahwa dia merupakan game changer, dia penyelamat pada saat COVID transaksi tetap berjalan karena bisa tanpa tatap muka dilakukan pembayaran," ujarnya dalam acara Lampung Financial Festival 2026, Jumat (5/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan selain bisa digunakan di Indonesia, penggunaan QRIS diperluas ke luar negeri melalui skema pembayaran lintas batas atau cross-border payment di enam negara yakni Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China.

ADVERTISEMENT

"Jadi, artinya kalau nanti teman-teman pergi ke enam negara itu nggak perlu pergi ke money changer, tidak perlu tukar uang di sana, cukup pakai handphone-nya asal ada saldonya," kata Filianingsih.

Kemudian saat ini BI tengah melakukan persiapan perluasan konektivitas QRIS dengan sejumlah negara yakni Hong Kong, Timor Leste, dan India. Selain itu, BI juga berharap kerja sama serupa dapat segera terealisasi dengan Arab Saudi.

"Kita sedang melakukan persiapan, ada diskusi yang intensif dengan Hong Kong, dengan Timor Leste, juga dengan India, dan sebentar lagi mudah-mudahan dengan Saudi Arabia. Jadi nanti kalau pergi Umrah pergi Haji nggak perlu tukar-tukar duit," ucap Filianingsih.

Di luar itu, ia memaparkan hingga Juli 2026 volume transaksi QRIS tercatat mencapai 15 miliar transaksi. Sementara jumlah merchant yang menerima pembayaran QRIS mencapai 45 juta merchant dan pengguna QRIS telah menyentuh 67 juta orang.

Menurut Filianingsih, layanan QRIS saat ini telah didukung oleh 96 bank, 60 lembaga non-bank, dan empat perusahaan switching.

(igo/ara)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads