ADVERTISEMENT

Pemegang Saham BII Utamakan Opsi Merger dengan Danamon

- detikFinance
Kamis, 13 Des 2007 17:08 WIB
Jakarta - Pemegang saham pengendali PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII), Fullerton Financial Holdings Pte Ltd (FFH),  lebih memilih opsi merger dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk untuk menyikapi kebijakan kepemilikan tunggal (SPP) di perbankan.

"Opsi yang menjadi preferensi FFH pada saat ini adalah untuk menjajaki merger antara BII dan Danamon dengan syarat terpenuhinya beberapa evaluasi lanjutan serta izin dari lembaga terkait," demikian disampaikan Presiden Direktur BII Henry Ho dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Kamis (13/12/2007).

Meski demikian FFH tidak menutup kemungkinan untuk memilih menjual sahamnya jika dalam evaluasi ternyata opsi merger tidak menguntungkan.

"FFH sewaktu-waktu dapat mengambil langkah yang diperlukan untuk memfasiltasi penjualan tersebut," ujarnya.

Henry menyatakan dengan asumsi adanya kondisi yang kondusif, diterimanya persetujuan dan izin terkait, FFH seharusnya dapat menyelesaikan pelaksanaan opsi yang telah dipilih dalam rangka penyesuaian struktur kepemilikan sebelum tenggat waktu pada akhir Desember 2010 sebagaimana ditentukan oleh peraturan kepemilikan tunggal.

"Pada saatnya, manajemen BII akan menyusun rencana pelaksanaan. Sementara itu kami tetap menjalankan bisnis seperti biasa," kata Henry.

Saat ini BII dimiliki 56,13% oleh Sorak Financial Holdings Pte Ltd dan 43,87% oleh masyarakat.

(ard/ir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT