Buat Bayar Utang & Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Turun Jadi US$ 146,3 Miliar

Buat Bayar Utang & Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Turun Jadi US$ 146,3 Miliar

Andi Hidayat - detikFinance
Rabu, 07 Okt 2026 11:35 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia, lgo bank indonesia, bi, gedung bank indonesia di Jakarta
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa (cadev) RI sebesar US$ 146,3 miliar atau sekitar Rp 2.617 triliun (asumsi kurs Rp 17.888) hingga akhir September 2026. Posisi tersebut menyusut dibandingkan akhir Agustus 2026 yang tercatat sebesar US$ 146,5 miliar atau sekitar Rp 2.618 triliun.

Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan perubahan posisi cadev ini dipengaruhi oleh penarikan pinjaman luar negeri pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah yang jatuh tempo.

Selain itu, pergerakan posisi cadev ini juga dipengaruhi kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah BI sebagai respons terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2026 tetap terjaga sebesar 146,3 miliar dolar AS, relatif stabil dibandingkan dengan posisi pada akhir Agustus 2026 sebesar 146,5 miliar dolar AS," kata Denny dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/10/2026).

ADVERTISEMENT

Denny menjelaskan, posisi cadangan devisa hingga akhir September 2026 setara dengan pembiayaan 5,3 bulan impor atau 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Ia menegaskan, cadangan devisa ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga stabilitas makroekonomi serta sistem keuangan.

"Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik," pungkasnya.

Tonton juga video "Imbas Konflik Timteng: Devisa RI Rp56,5 T Terancam Melayang!"

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads