BI Turunkan GWM buat Genjot Likuiditas, Ini Rinciannya

BI Turunkan GWM buat Genjot Likuiditas, Ini Rinciannya

Andi Hidayat - detikFinance
Rabu, 21 Okt 2026 15:03 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia, lgo bank indonesia, bi, gedung bank indonesia di Jakarta
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mengumumkan insentif bagi industri perbankan. Insentif tersebut adalah pemangkasan Giro Wajib Minimum (GWM) atau jumlah dana tertentu yang harus disimpan perbankan dalam bentuk saldo rekening giro di BI.

Gubernur BI, Destry Damayanti, menjelaskan pemangkasan GWM akan dilakukan untuk bank umum dan syariah. Pemangkasan ini akan dilakukan secara bertahap mulai bulan depan. Kebijakan ini menjadi salah satu upaya BI dalam memperkuat nilai tukar rupiah.

"Memperkuat kecukupan likuiditas rupiah dengan menurunkan Giro Wajib Minimum atau GWM," ungkap Destry dalam konferensi pers hasil RDG di kantor BI, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk bank umum atau konvensional, penurunan GWM dilakukan dari 9% menjadi 7%. Tahapan pemangkasan dilakukan mulai 1 November 2026 dari 9% menjadi 8%. Kemudian pada 1 Desember 2026, GWM dipangkas dari 8% menjadi 7%.

ADVERTISEMENT

"Untuk bank konvensional diturunkan GWM-nya dari 9% menjadi 7%," jelasnya.

Sementara untuk Bank Umum Syariah (BUS) atau Unit Usaha Syariah (UUS), GWP diturunkan dari 7,5% menjadi 5,5%. Kebijakan ini dilakukan secara bertahap dari 7,5% menjadi 6,5% mulai 1 November 2026.

Selanjutnya GWM untuk BUS-UUS turun lagi sebesar 1% dari 6,5% menjadi 5,5% pada 1 Desember 2026. Langkah ini dilakukan sejalan dengan kebijakan insentif likuditas makroprudensial (KLM) yang juga diturunkan 6% menjadi 5% dan mulai berlaku 1 Desember 2026.

"Besaran bagian tertentu dari pemenuhan kewajiban GWM dalam rupiah secara rata-rata yang diberikan remunerasi paling banyak sebesar 5% dari GWM rupiah secara rata-rata mulai berlaku pada tanggal 1 Desember 2026," pungkasnya.

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads