Pertumbuhan dana murah di tahun 2008 ditargetkan sebesar 60 persen, ROE naik dari 16 persen menjadi 18 persen, pertumbuhan kredit 20 persen netto. Selain itu Mandiri juga akan menambah sekitar 70 kantor cabang dan 300 mikro unit.
"Fee based income naik 25 persen dan menambah ATM sekitar 1000. Biasanya kita menambah 200-300 atm sekarang 1.000 atm," ujar Dirut Mandiri Agus Martowardojo dalam pertemuan akhir tahun di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Jumat malam (28/12/2007).
Agus menambahkan di bidang kredit pemilikan rumah atau KPR selama ini dalam 1 bulan Mandiri bisa menyalurkan kredit sebesar Rp 700 miliar dalam sebulan.
"Ini seperti gajah minum, nyedotnya banyak," ujarnya tertawa.
Selama 4 tahun mengurusi KPR, portfolio Mandiri kini sudah mencapai Rp 8 triliun. Padahal, lanjut Agus, bank lain perlu 20 tahun untuk mencapai angka itu.
Kartu kredit juga sudah mencapai 1,1 juta pemegang kartu, dengan berbagai diskon di merchant-merchant di seluruh Indonesia.
"Pemegang kartu selain Bank Mandiri harus insyaf, pakai kartu kreditnya Mandiri," ujar Agus berpromosi.
Selain itu pertumbuhan dana murah yakni di tabungan deposito dalam 1 tahun sudah meningkat menjadi Rp 120 triliun dari Rp 90 triliun.
"Itu menakutkan, bank-bank lain harus melek,kalau saya punya bank lain saya jual," ujar Agus lain.
Namun untuk kredit jalan tol, realisasi pencairannya masih rendah, meskipun plafon pinjaman Mandiri mencapai Rp 11 triliun. Pencairan rendah karena masalah pembebasan lahan yang belum selesai. (ddn/qom)











































