Hal tersebut disampaikan Direktur Info Bank, Eko B Supriyanto usai Refleksi Tahun 2007 Himpunan Mahasiswa Indonesia di Hotel Aryaduta, Jl Kwitang, Jakarta Pusat, Sabtu (29/12/2007).
"Di tahun 2008, kita perkirakan masih akan tumbuh sangat bagus, karena diproyeksikan pertumbuhan kredit mencapai 20 persen sampai 25 persen," jelasnya.
Di sektor pasar modal, lanjut Eko, juga mengalami kemajuan yang menggembirakan. Hal ini terlihat dari pertumbuhan index saham gabungan mencapai 51 persen.
"Bahkan 2007 merupakan tahun bersejarah, karena kapitalisasi pasar melebihi simpanan masyarakat," imbuhnya.
Terkait kenaikan harga minyak mentah dunia, Eko mengkhawatirkan dampaknya bisa akan mengurangi pertumbuhan ekonomi. Namun, Krisis tidak akan terjadi bila pemerintah tetap menjaga pertumbuhan sektor keuangan dan perbankan.
"Kalau sampai harga minyak dunia terus naik dan menekan fiskal, maka akan mengurangi belanja negara, artinya tidak ada pertumbuhan ekonomi," jelasnya.
Namun Eko tetap meyakini kenaikan harga minyak dunia tidak akan menyebabkan krisis ekonomi.
"Saya yakin, tidak akan ada krisis, karena sudah ada penguatan di sektor perbankan," pungkasnya. (zal/qom)











































