Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde mengumumkan mundur dari jabatannya per 7 Februari 2027. Jadwal itu lebih cepat dari seharusnya berakhir Oktober 2027.
Hal itu diumumkan melalui akun X resminya @lagarde pada Kamis (29/10). Pengunduran diri sudah diinformasikan kepada Presiden Dewan Eropa Antonio Costa.
"Saya baru saja memberi tahu rekan-rekan saya bahwa saya akan mengundurkan diri sebagai Presiden @ecb pada tanggal 7 Februari 2027," ujar Lagarde dalam unggahannya dikutip Jumat (30/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam unggahannya, Lagarde mengaku bangga mengabdi di lembaga keuangan itu. Ia juga merasa meninggalkan Bank Sentral Eropa dengan pekerjaan yang memuaskan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya dalam perjalanan ini selama tujuh tahun terakhir," ujar wanita yang pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana IMF.
Berdasarkan keterangan resmi ECB, pengganti Lagarde sebagai Presiden Bank Sentral Eropa akan ditunjuk oleh Dewan Eropa melalui proses pencalonan sebagaimana diatur dalam Pasal 283 Perjanjian tentang Fungsi Uni Eropa.
Pergantian pimpinan ini terjadi ketika Eropa menghadapi tekanan inflasi akibat lonjakan harga energi, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah, serta ketidakpastian politik menjelang pemilihan presiden Prancis.
(aid/fdl)
